Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Paduan Suara SMAN 7 Raih Runner-up di Busan Korea

Farik Fajarwati • Kamis, 11 November 2021 | 21:30 WIB
Video penampilan tim Paduan Suara SMAN 7 Malang yang menyabet juara 2 Busan Choral Festival & Competition 2021. (ist)
Video penampilan tim Paduan Suara SMAN 7 Malang yang menyabet juara 2 Busan Choral Festival & Competition 2021. (ist)
Untuk kali pertama, tim paduan suara SMAN 7 Malang mengukir sejarah di kancah internasional. Mereka menyabet juara 2 Busan Choral Festival & Competition 2021. Membawa nama Indonesia, mengalahkan tim-tim dari sejumlah negara.

ULFA AFRIANTI

TANGGAL 23 Oktober 2021 merupakan hari yang ditunggu-tunggu semua anggota timpaduan suara SMAN 7 Malang. Sejak pagi, mereka merasakan kegelisahan yang sama. Tak sabar menunggu pengumuman pemenang festival virtual bertaraf internasional yang sedang mereka ikuti.

Sejak pagi, notifikasidari smartphone16 anggota paduan suara itu seolah tak berhenti. Masing-masing mengirim pesan lewat official group.Saling berdoa dan saling memberi semangat.

Tepat pada pukul 16.00, seluruh anggota paduan suara itu bersorak gembira.Bersama-sama mengucap kalimat syukur meski dari tempat yang berbeda-beda. Dari pelatih mereka, Oktavianus Ola R.D.,terdengar kabar bahwatim paduan suara SMAN 7 berhasil meraih juara 2 Busan Choral Festival & Competition 2021.

Seketika itu, grup percakapan mereka banjir chat berisi pujian.”Kami benar-benar kaget. Sebelumnya kami tidak punya ekspektasi setinggi itu. Apalagi saingannya dari beberapa negara lain, ” ungkap NisatriaNurChasanah, ketua tim Paduan Suara SMAN 7 Kota Malang.

Pencapaian gemilang itu juga melebihi ekspektasi tim pelatih. Sebab pada saat awal mengikuti kompetisi tersebut, mereka hanya menargetkan berada di posisi 10 besar.Tapi berkat kerja keras semua personel, Seven Choir SMAN 7 Malang berhasil meraih juara dua.

Membawakan lagu tradisional Maluku berjudul HelaRotane(aransemen Ken Steven), tim paduan suara itu mampu menyingkirkan pesaing-pesaing berat. Di antaranya, peserta dari Korea Selatan sebagai tuan rumah, Tiongkok, dan Filipina. Masing-masing negara menampilkan tim paduan suara terbaiknya.”Jadi kami bukan hanya mewakili SMAN 7 Malang, tapi juga mewakili Indonesia,” katanya.

Pada kompetisi itu, medali emas diraih tim asal negeri jiran, Malaysia. Menurut Nisatria, hal itu harus menjadi pekerjaan rumah bagi generasi penerus paduan suara di SMAN 7 untuk mengejar medali emas pada kompetisi internasional berikutnya. Kerja keras untuk meningkatkan kualitas mutlak diperlukan.Sebab, untuk mendapatkan medali perak saja sudah butuh perjuangan keras.

Ya, perjalanan tim Seven Choir SMAN 7 Malang dalam mengikuti Busan Choral Festival & Competition 2021 sudah dimulai Juni 2021. Jauh sebelum puncak acara yang diadakan di Busan, Korea Selatan, pada (23/10) malam.Artinya, dari persiapan sampai pengumuman kemenangan menghabiskan waktu sekitar 5 bulan.

Dalam rentang waktu itu, mereka harus melakukan latihan, produksi video,editing, hingga proses pengiriman. ”Karena memang dalam situasi pandemi Covid-19, kompetisi dilaksanakan secara online,” imbuh bungsu dari tiga bersaudara itu.

Meski dilakukan secara virtual, siswi kelas 12 IPS 3 itu mengatakan bahwa anggotanya memiliki beberapa kendala.Utamanya dalam melakukan latihan.  Sering kali jam latihan ditentukan secara mendadak. Pelaksanaannya pun secara hybrid.Ada yang secara online menggunakan Google Meet dari rumah,  ada juga yang datang ke sekolah. ”Tidak bisa maksimal karena tidak dilakukan secara bersamaan,” papar pemilik suara sopran itu.

Bagi tim Seven Choir SMAN 7 Malang, berprestasi di kompetisi internasional memang sangat istimewa. Itu melengkapi kiprah mereka selama ini yang sudah banyak meraih predikat juara pada kompetisi berskala lokal maupun nasional.Sedikitnya, mereka sudah 27 kali memang dalam perlombaan paduan suara.Baik di tingkat Kota Malang, Provinsi Jawa Timur, ataupun nasional.

Misalnya, Juara 2 lomba Paduan Suara Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Kategori SMA Tingkat Nasional 2018, juara 3 kompetisi Paduan Suara Universitas Ciputra Surabaya tingkat Nasional pada 2018,  dan Juara 1 pada Festival Paduan Suara Rektor Cup IX Universitas Jember se-Jawa Bali pada 2015.

Mereka juga pernah meraih juara 2 Festival Paduan Suara Gita Buana Soedirmandi Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto pada 2016. Lalu, juara 2 Kompetisi Paduan Suara ”Public Health Project” Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang pada 2016. ”Kami juga sering mengisi pentas-pentas di Balai Kota Malang,” sebut siswi yang bercita-cita menjadi entrepreneur itu.

Ke depan, dia berharap generasi penerus paduan suara SMAN 7 Malang bisa meraih prestasi yang lebih tinggi di kancah internasional.  ”Ibaratnya kami sudah membuka pintu dengan menjadi juara 2. Itu harus ditingkatkan lagi,” pungkasnya. (*/fat) Editor : Farik Fajarwati
#paduan suara #ppdb sma malang 2019 #Choir #sman 7 malang