Mula-mula ibu-ibu dan pengusaha jamu tradisional diperkenalkan tentang simplisia, cara pengolahannya menjadi bentuk bubuk atau serbuk, dan cara pengemasannya dalam bentuk sachet. Tidak hanya pendampingan dan pelatihan dalam bentuk proses produksi, tim pengabdian Universitas Merdeka Malang ini juga memberikan pelatihan cara pemasarannya melalui media offline dan online.
Hasil produksinya beragam, meliputi jamu kunir asem, jamu beras kencur, sampai dengan jamu daun beluntas. Hasilnya sampai saat ini ada beberapa jamu yang sudah berhasil dijual. Dengan demikian ibu-ibu dan pengusaha jamu tradisional sudah dapat merasakan manfaatnya dalam meningkatkan kesejahteraan warga.
Program penyejahteraan masyarakat ini didukung sepenuhnya oleh Program Penelitian Kebijakan MBKM dan Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Hasil Penelitian dan Purwarupa PTS kerjasama Universitas Merdeka Malang dengan Ditjen Dikti Ristek Tahun 2021. (dik) Editor : Didik Harianto