MALANG KABUPATEN - MTs Negeri 7 Malang melaksanakan kegiatan Munaqasah Tartil wa Tahfizul Quran program UMMI, di Masjid Al Kindi, Kamis (9/3).
Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta mulai dari kelas VII hingga kelas IX dengan 4 penguji.
Dr H Subhan MSi, Kepala MTs Negeri 7 Malang menyampaikan keutamaan mempelajari dan mengajarkan Alquran. Seperti yang telah diriwayatkan dalam hadits Bukhari, bahwa Sebaik-baik di antara kalian adalah yang mempelajari Alquran dan mengajarkannya.
" Para penghafal Alquran mendapat predikat yang istimewa di sisi Allah. Selain jaminan surga, para penghafal Alquran mendapat jaminan keberkahan dan kenikmatan dalam hidupnya," ujarnya.
Melalui kegiatan munaqasah ini, Subhan juga berharap para siswa dapat menjadi generasi islami yang dapat menjadi madu peradaban Islam di masa yang akan datang.
Salwa Calluella Sunny Cahya Ningrum merupakan salah satu siswa program tahfiz sekaligus siswa kelas unggulan telah berhasil menghafal 30 juz.
Salah satu tujuan siswa menuntaskan hafalannya, yaitu kelak ia ingin memakaikan mahkota kepada kedua orangtuanya di surga. Ketekunan Salwa dalam menghafal Alquran dibuktikan melalui rutinitas murajaah di taman pendidikan Alquran (TPQ) dekat rumahnya.
Sebagai informasi, munaqasah ini merupakan gelaran perdana pasca pandemi. (Bersambung di halaman selanjutnya)
Kegiatan berlangsung dengan sangat khidmat dari awal hingga akhir. Kegiatan ini diakhiri dengan evaluasi terkait proses dan hasil capaian siswa.
Selain program tahfiz metode UMMI, terdapat program unggulan lain di MTs Negeri 7 Malang.
Program unggulan tersebut, yaitu program belajar sistem kredit semester (SKS), madrasah digital, madrasah riset, dan madrasah ramah anak. Melalui program SKS, siswa dapat menyelesaikan studinya selama 2 tahun.
Melalui program madrasah digital, MTs Negeri 7 Malang memaksimalkan segala bentuk pembelajaran melalui sistem digital. Program madrasah riset berfokus pada pembinaan bakat dan minat siswa dalam bidang karya ilmiah.
Sebagaimana MTs Negeri 7 Malang telah mendeklarasikan diri sebagai madrasah ramah anak pada 26 Februari 2023.
Melalui program madrasah ramah anak, MTs Negeri 7 Malang menciptakan lingkungan yang nyaman, aman, bersih, dan sehat.
Selain itu, MTs Negeri 7 Malang berusaha menjamin, memenuhi, hak-hak perlindungan dari kekerasan, diskriminasi, dan perlakuan negatif lainnya.
"Program-program unggulan tersebut telah membuahkan beragam prestasi siswa baik prestasi akademik maupun non akademik,"kata Subhan.
MTs Negeri 7 Malang sangat konsisten dalam menempa para siswanya untuk menjadi juara di berbagai kompetisi yang prestisius. Di bidang akademik, Galuh Prisma Justicia berhasil meraih juara 1 kategori best point dalam ajang Madrasah Robotic Competition (MRC) yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia pada tahun 2021.
Di tahun yang sama, M. Ludira Majid Reksa Mahendra berhasil meraih juara 2 dalam ajang Aichi Japan Robotic SE Asia-Pacific.
Di bidang akademik yang lain, Tiara Syifa Nur Cahyanti berhasil meraih medali emas dalam olimpiade IPS tingkat yang diselenggarakan oleh Master Science Competition.
Di bidang nonakademik, Dyanah Kholida berhasil meraih juara 1 dalam kejuaraan pencak silat yang diselenggarakan oleh Kadisporar Cup Kota Malang sekaligus juara 1 lomba karate yang diselenggarakan oleh Shindoka Piala Danrem se-Malang Raya.
Lima siswa MTs Negeri 7 Malang berhasil menjadi semifinalis dalam lomba Madrasah Young Researchers Supercamp (MYRES) yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia pada tahun 2022. (rof/nen) (Bersambung di halaman selanjutnya)
Peraih medali emas di bidang olimpiade tingkat nasional:
1. Sayyida Anna Altha Funisa dan Zidan Maulana Ahmadani (olimpiade IPS diselenggarakan MRC)
2. Sakinatur Robiah dan Cindy Aurellia Varessa (olimpiade PKn diselenggarakan Olimpiade Siswa Nasional/OSN)
3. Marsha Izzah Al Maghvira dan Rifta Izzah Nur Pratiwi (olimpiade akhidah akhlak diselenggarakan oleh Indonesian Madrasah Olympiad/IMO)
4. Eka Nur Cholifatul Khasanah (olimpiade bahasa Inggris diselenggakan oleh Indonesian Madrasah Olympiad/IMO)
5. Lailatun Najwa Musytafia dan Mohammad Rassya Putra Arnuri (olimpiade fiqih diselenggakan oleh Indonesian Madrasah Olympiad/IMO)
6. Tiara Syifa (olimpiade geografi diselenggarakan Olimpiade Siswa Nasional/OSN)
7. Anindya Bintang (olimpiade Alquran dan hadits diselenggarakan oleh National Islamic Competition of Edutainer).
Juara akademik dan Nonkademik:
1. Restu Dika Purnama dan Ahmad Nizar Putra Adiansyah berhasil meraih juara 1 dalam kejuaraan pencak silat yang diselenggarakan oleh KONI Kabupaten Malang.
2. Di tahun 2023, Eka Nur Cholifatul Chasanah berhasil meraih perak dalam olimpiade bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh Liga Science Social Nasional
3. Reva Nur Azkia berhasil meraih medali perak dalam olimpiade IPS
4. Kaka Anugerah Oktavian dan Muhammad Faiz berhasil meraih medali emas dalam kejuaraan silat kelas tanding yang diselenggarakan oleh IPSI Malang Championship
5. Di kelas tanding putri, Febri Saputri Nur Jannah dan Ayu Nabila
Basyasyah juga berhasil meraih medali emas.
Info PPDB MTsN 7 Malang Tahun Pelajaran 2023 –2024 (Bersambung di halaman selanjutnya)
Pendaftaran : 24 Januari 2023
Tiga Jalur PPDB:
1. Jalur prestasi
Pendaftaran melalui jalur prestasi telah diumumkan pada 1 Maret 2023. Tercatat 180 pendaftar telah lulus di jalur ini.
2. Jalur tes
Pendaftaran jalur tes akan diumumkan pada tanggal 1 April 2023.
3. Jalur reguler.
Pendaftaran jalur reguler hanya akan dibuka ketika jumlah kuota peserta didik baru tahun pelajaran 2023-2024 belum terpenuhi.
Panitia PPDB MTsN 7 Malang tahun pelajaran 2023 –2024 melayani pendaftaran secara online dan offline.
Pendaftaran secara online dilakukan melalui ppdb.mtsn7malang.sch.id.
Sementara itu, pendaftaran secara offline dilakukan dengan mengambil formulir PPDB di madrasah.
Calon peserta didik baru yang membutuhkan informasi lebih jauh dapat menghubungi panitia PPDB 082140742936 atau nomor telepon madrasah (0341) 8561108. (humas MTsN 7 Malang)
Editor : Neny Fitrin