Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

SDIT Insan Permata, Tekankan Keluhuran Akhlak demi Generasi Qurani

Neny Fitrin • Minggu, 16 April 2023 | 18:32 WIB
Sistem pembelajaran SDIT Insan Permata tidak hanya terpaku pada akademik saja, tetapi lebih mementingkan aspek pembentukan karakter anak
Sistem pembelajaran SDIT Insan Permata tidak hanya terpaku pada akademik saja, tetapi lebih mementingkan aspek pembentukan karakter anak

Berpedoman pada kurikulum Kemendikbud dan Jaringan Islam Terpadu (JSIT), siswa-siswi SD Insan Permata tidak hanya unggul dibidang akademik. Mereka juga memiliki karakter luar biasa, mahir hafalan Alquran, serta kemampuan nonakademik yang tersalurkan.


MALANG KOTA- Sekolah merupakan rumah kedua bagi anak. Maka, memilih sekolah yang unggul bagi orang tua adalah keharusan. Bukan hanya unuk mengasah kemampuan akademik dan nonakademik, tetapi juga sebagai upaya pembentukan karakter anak.

Dan SDIT Insan Permata  salah satu instansi pendidikan yang komitmen memberikan mutu pendidikan unggul bagi anak. Upaya itu dilakukan melalui kurikulum unggulan.

“Kurikulum unggulan itu di antaranya siswa wajib sudah hafal minimal 2 juz Alquran. Selain itu, disetiap mata pelajaran kami disisipkan pembelajaran karakter,” ungkap Kepala SDIT Insan Permata, Fitria Hidayati.

Sekolah ini juga mewadahi minat dan bakat siswa melalui ekstrakurikuler yang berbeda dengan instansi pendidikan lain. Di antaranya cooking class, merawat hewan, memanah,  futsal, hingga taekwondo.

Hasil gemblengan pada siswa telah menelurkan banyak prestasi dibidang nonakademik.

Photo
Photo
Sistem pembelajaran yang menyenangkan dan berbasis kemampuan anak membuat kemampuan akademik dan noakademik mereka semakin tergali optimal.

Yaitu medali emas taekwondo se-Jawa Timur, Juara 3 se-provinsi, juara hafalan Alquran se-Malang hingga tingkat Provinsi Jatim, serta medali emas bahasa Inggris tingkat nasional. "Lewat ekstrakurikuler, kami ingin mewadahi multipel inteligen anak," ujarnya.

Dengan begitu, anak didik tidak hanya tuntas di akademik saja, namun sebagai lulusan yang Qurani.

Dari sisi pengajar, kualitas para guru juga ditingkatkan melalui teacher day. Yaitu pertemuan untuk meng-upgrade kemampuan serta menguatkan profesionalisme guru dalam mengajar.

Saat ini, SD yang berada di Jalan Akordion Utara, Tunggulwulung, Kota Malang itu memiliki 652 siswa. Ratusan siswa tersebut terbagi menjadi empat kelas dengan 28 anak per kelas.

Photo
Photo
Pelepasan siswa-siswi kelas VI menjadi moment yang menandai tuntasnya belajar. Diharapkan, alumni-alumni SDIT Insan Permata menjadi generasi Qurani.

Setiap kelas terdapat satu hingga dua siswa disabilitas. “Kami memiliki 25 siswa istimewa untuk menjawab peraturan dinas pendidikan bahwa semua siswa memiliki hak yang sama di dalam pendidikan,” beber Ustadzah Hida-sapaan akrabnya.

"Masing-masing kelas ada shadow teacher (guru bayangan) karena ada anak berkebutuhan khusus,. Sejauh ini ada siswa dengan kondisi autis, cerebal palsy, disleksia, ADHD, hingga down sindrom," sambungnya seraya menambahkan bahwa selama SDM mumpuni, SDIT akan terus meningkatkan jumlah siswa disabilitas. (Jprm3/rof/nen) Editor : Neny Fitrin
#Radarmalang#radarmalanghariini#jawaposradarmalang# #Sekolah Unggul #SDIT Insan Permata #generasi qurani #Kota Malang #sekolah inklusi #pendidikan