MALANG KOTA – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA mulai dibuka. Pendaftaran berlangsung dua hari, yakni kemarin (19/6) dan hari ini (20/6). Namun seleksi masuk SMA negeri tersebut hanya dibuka untuk jalur afirmasi. Sedangkan jalur lain belum dibuka.
Kepala Seksi SMA Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PK-PLK) Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Cabang Wilayah Kota Malang-Batu M. Asrofi mengatakan, ada lima jalur besar yang dibuka pada PPDB SMA tahun ini. Yakni jalur afirmasi dengan kuota 15 persen, jalur pindah tugas 5 persen, jalur prestasi hasil lomba 5 persen, jalur prestasi nilai akademik 25 persen, dan jalur zonasi 50 persen.
Namun, ada tiga jalur masuk yang kemudian dibagi dalam beberapa kuota lagi. Asrofi menjelaskan, untuk jalur afirmasi dibagi tiga kategori. Yakni kategori keluarga tidak mampu, kategori anak buruh, dan kategori penyandang disabilitas. ”Masing-masing kuotanya 7 persen, 5 persen, dan 3 persen,” ucapnya.
Selain itu, lanjutnya, jalur pindah tugas juga dibagi tiga kategori. Yakni kategori pindah tugas orang tua dengan kuota 2 persen, kategori anak GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) 2 persen, dan kategori anak nakes 1 persen. Sedangkan untuk jalur prestasi hasil lomba dibagi menjadi dua kategori. Yakni kategori lomba akademik dan lomba non-akademik. “Kalau lomba akademik kuotanya 2 persen. Sedangkan lomba non-akademik 3 persen,” terang Asrofi.
Sementara itu, Waka Humas SMAN 3 Malang Edy Effi Boediono mengatakan, meski saat ini semua proses pendaftaran dilakukan secara online, pihaknya tetap menyiagakan teknisi untuk membantu pendaftar. “Sejauh ini tetap ada yang meminta bantuan langsung pada kami, tapi tidak banyak,” ucapnya.
Edy menyebut, kebanyakan pendaftar mengalami kesulitan penentuan titik koordinat jarak rumah dengan sekolah. Selain itu, lanjutnya, pengunggahan berkas juga kerap dikeluhkan. Tahun ini sekolahnya menyiapkan pagu 340 siswa. (dre/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana