MALANG- Universitas Merdeka (Unmer) Malang mengadakan Workshop Fiber Optic Entrepreneurship di Program Studi Teknik Elektro (PSTE) pada 20 Juni lalu.
Acara tersebut dihadiri oleh mahasiswa, dosen, dan praktisi industri yang tertarik dalam pengembangan dan penerapan teknologi serat optik. Narasumber yang dihadirkan adalah Bondhan Rio Prambanan, Direktur Utama PT Adisesha Palladium Interchange (APEX).
APEX merupakan perusahaan penyedia layanan jaringan internet dan System Integrator ini merupakan praktisi dan merupakan salah satu pengurus Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Wilayah Jawa Timur.
Workshop tersebut merupakan bagian dari upaya PSTE Unmer Malang untuk mendorong jiwa kewirausahaan mahasiswa yang salah satunya adalah di bidang teknologi fiber optik.
Dalam sambutannya, Kepala Program Studi Teknik Elektro Unmer Malang, Ir Subairi ST MT IPM menyatakan dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, pemahaman tentang serat optik dan penggunaannya menjadi sangat penting dalam menghadapi era digital yang terus berkembang.
Workshop Fiber Optic Entrepreneurship ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan mahasiswa dan mempersiapkan mereka dalam menghadapi persaingan dunia kerja di era digital.
"Kami berharap peserta workshop dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk berkontribusi dalam pengembangan industri fiber optik di Indonesia," ujar Subairi.
Workshop Fiber Optic Entrepreneurship diadakan selama satu hari (8 Jam) dengan agenda mulai konsep dasar sampai praktik komunikasi data melalui fiber optic.
Para peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai konsep dasar serat optik, instalasi dan pengujian serat optik, serta manajemen proyek dalam industri fiber optik.
Selain itu, workshop juga menghadirkan beberapa praktisi ahli di bidang fiber optik yang berbagi pengalaman dan pengetahuan mereka kepada peserta.
Salah satu kegiatan menarik dalam workshop tersebut adalah sesi praktik langsung. Karena peserta diberi kesempatan untuk melakukan instalasi dan pengujian serat optik secara langsung di laboratorium teknik elektro.
Hal ini memberikan pengalaman praktis yang berharga bagi para peserta dan membantu mereka memahami proses kerja serta tantangan dalam mengimplementasikan teknologi fiber optik.
Ketua pelaksana Workshop Fiber Optic Entrepreneurship Teknik Elektro Universitas Merdeka Malang, Rifki Hari Romadhon SST MTr T menyatakan, acara ini merupakan langkah konkret dalam menghadapi era digital yang membutuhkan keterampilan khusus dalam teknologi informasi dan komunikasi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan 102 peserta dari kalangan mahasiswa berpeluang menjadi enterpreneur muda yang siap menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di industri fiber optik.
Dengan semakin berkembangnya teknologi fiber optik, workshop semacam ini menjadi langkah penting untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing dalam industri.
Universitas Merdeka Malang patut diapresiasi atas inisiatifnya dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Sebagai lembaga pendidikan, Universitas Merdeka Malang berperan penting dalam membekali mahasiswanya dengan pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan perkembangan teknologi. (Jprm1/nen)
Editor : Neny Fitrin