MALANG KOTA - Sejumlah siswa baru dari 9 kelas di SMPN 4 Malang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari pertama kemarin (17/7). Tahun ini, pelaksanaan MPLS berbeda dibanding tahun lalu. "Pelaksanaan MPLS tahun ini lebih matang dibandingkan tahun lalu," ujar Kepala SMPN 4 Malang Dr Pancayani Dinihari kemarin.
Misalnya dalam pelaksanaan psikotes. Dini mengaku sudah melakukan sejak Jumat lalu (14/7). Sedangkan tahun lalu pelaksanaan psikotes dilakukan di tengah tahun ajaran. Untuk itu, lanjutnya, pemetaan minat, bakat, dan gaya belajar siswa baru pada tahun ini bisa digunakan sebagai acuan guru dalam penerapan pembelajaran dan memudahkan siswa belajar. "Psikotes itu kan dilakukan untuk mewujudkan pembelajaran berdiferensiasi. Sehingga, pembelajaran nantinya bisa mengakomodasi minat, bakat, dan gaya belajar anak," ungkapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, tahun ini sekaligus menjadi tahun kedua sekolahnya membuka kelas peminatan basket. Itulah yang membedakan SMPN 4 Malang dengan sekolah lainnya. Sekolah tersebut mempunyai berbagai kelas peminatan. Mulai kelas seni, pramuka, kelas dua tahun, olimpiade, tahfidz, hingga literasi.
Namun kelas seni lah yang dibuka paling banyak. Hal itu mengingat peminatnya juga selalu tinggi dari tahun ke tahun. "Memang ciri khas sekolah kami kan ada pada muatan seninya," tandasnya.
Untuk jadwal MPLS sendiri dibuka dengan upacara, materi tata krama, tata tertib dan pengenalan kurikulum merdeka (P5). Pada, Selasa (18/7) dan Kamis (20/7) ada senam bersama, pelatihan baris berbaris (PBB), pendidikan karakter, pengenalan lingkungan dan ekstrakulikuler. Di sela-sela kegiatan ada games dan permainan untuk ice breaking dan, kerja bhakti bersama.
Saat penutupan, Jum'at (21/7) ada peringatan Tahun Baru Hijriah 1445 H dan penampilan dari kelas Pendidikan dan Pengembangan Seni Tradisi (PPST). Diantaranya kelas basket, kelas olimpiade, kelas tahfiz, kelas literasi, dan kelas pramuka. Acara ditutup kemah blok sayonara di halaman SMPN 4 Malang.
Dini menyampaikan, tahun ini nilai numerasi SMPN 4 Malang naik 48 persen. Hal itu berkat sederet prestasi yang berhasil ditorehkan siswa-siswinya. Di antaranya prestasi dalam ajang FLS2N tingkat Kota Malang yang akan maju di Provinsi, beberapa waktu lalu. "Dari enam mata lomba, kami berhasil menyabet juara satu pada empat mata lomba yang ada. Yakni tari, musik tradisi, pantomim, dan ilustrasi,"ungkapnya.
Untuk itu, dalam kegiatan MPLS tahun ini, Dini menekankan pada pemertahanan prestasi-prestasi yang sudah ada. "Tentu saja kami juga mengarahkan siswa untuk menuju profi pelajar pancasila. Sebab, nantinya siswa akan langsung diorientasikan pada proyek demokrasi," pungkasnya. (dre/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana