Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tulis Biografi Kiai Kampung, Unisma Pecahkan Rekor Muri

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Jumat, 22 September 2023 | 17:00 WIB

 

 

Rektor Unisma Prof Maskuri (kanan) menerima piagam penghargaan Rekor Muri terkait penulisan buku kiai kampung.
Rektor Unisma Prof Maskuri (kanan) menerima piagam penghargaan Rekor Muri terkait penulisan buku kiai kampung.

MALANG KOTA - Orientasi Studi dan Kehidupan  Kampus (Oshika) mahasiswa baru (maba) Universitas Islam Malang (Unisma) ditutup pada Rabu lalu (20/9).

Penutupan Oshika cukup meriah. Sebab, Unisma memecahkan rekor penulisan buku terkait biografi kiai kampung terbanyak.

Buku tersebut ditulis oleh 3.567 maba.

Tak ayal Unisma mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Operation Manager MURI Triyono.

Dari catatannya, Unisma mampu membuat 11 Rekor MURI selama 9 tahun terakhir.

”Kategori ini (penulisan biografi kiai kampung) bukan lagi Rekor MURI, tetapi sudah rekor dunia," tutur Triyono.

Ia berpesan kepada para maba Unisma terus maju dan berkarya bagi bangsa Indonesia. 

Sementara Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi menyebut setiap tahun Unisma selalu mencari inovasi baru ketika Oshika.

”Inovasi itu adalah suatu hal yang unik dan menjadi kebanggaan masyarakat. Itu akan menjadi tradisi dalam mengembangkan akademik, spiritualitas, dan lain sebagainya,” jelas Prof Maskuri. 

Seperti biografi kiai kampung yang ditulis oleh 3.567 maba.

Kiai kampung yang dimaksud adalah kiai dari tempat asal mahasiswa.

Menurutnya, kiai kampung tidak mendapat surat keputusan (SK) dari siapa pun.

Tetapi sangat dihormati, dihargai, dan menjadi teladan di masyarakat.

”Harapannya kiai kampung sebagai pembimbing, pendidik, motivator, administrator, teladan memberi inspirasi bagi mahasiswa. Banyak hal yang bisa diperoleh dari kiai kampung,” terangnya. 

Selama Oshika berlangsung, mahasiswa dijelaskan terkait akademik, administrasi, hingga fasilitas-fasilitas yang ada.

”Anda mau lulus 3,5 tahun, 4 tahun atau lebih tergantung pada Anda," tegas Prof Maskuri.

Ingin mengambil skripsi, jurnal, dan magang semua juga sudah dijelaskan.

Sehingga, mahasiswa tinggal memilih langkah yang mereka inginkan. (dur/adn)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#kiai kampung #muri #UNISMA