Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Ebes-Memes

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Minggu, 7 Januari 2024 - 02:00 WIB
Balai Kota Malang zaman dulu
Balai Kota Malang zaman dulu

Istilah Ebes dan Memes lazim digunakan Arek Malang sebagai kata ganti Ayah dan Ibu.

Asal katanya berasal dari Bahasa Arab.

Yakni Abah atau Sebeh, yang artinya juga seorang Ayah.

Ciri khas walikan kemudian digunakan untuk istilah itu.

Jadilah istilah Ebes. 

Memes juga berasal dari Bahasa Arab.

Yakni Ummi, panggilan hormat untuk Ibu.

Dari sana muncullah istilah Memes.

Beberapa orang juga menyebutnya dengan Emes.

Berbeda dengan Ebes, serapan untuk istilah Memes tidak dibalik.

"Kalau dibalik tidak enak didengar, jadi tetap hampir sama seperti kata Ummi. Istilah khas Malangan itu juga mempertimbangkan pelafalan yang enak didengar atau tidak," tutur Penulis dan Pemerhati Bahasa Malangan Arief Wibisono.

Menurut pengamatannya, istilah Ebes dan Memes itu mulai ada sejak era 70-an.

"Istilah Ebes dan Memes itu menunjukkan bila Arek Malang memiliki pemikiran yang unik dan tidak bisa ditebak. Sebab, bukan hanya Bahasa Jawa dan Bahasa Indonesia saja yang dibalik, bahasa asing pun ternyata juga bisa digunakan (sebagai istilah)," papar Bison, sapaan akrabnya. (adk/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#memes #Ebes