MALANG KOTA – Sebanyak 8.000 siswa SMA/MA se-Malang Raya mengikuti tryout Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) ke-7 Jawa Pos Radar Malang.
Seleksi digelar melalui dua tahap.
Seleksi tahap pertama khusus untuk siswa Kota Malang.
Kemudian tahap kedua diperuntukkan bagi siswa dari Kota Batu dan Kabupaten Malang.
Manager Pemasaran dan Ekspedisi Jawa Pos Radar Malang Ardianto Rully Pratama mengatakan, seleksi ini adalah tahap penyisihan untuk seluruh SMA/MA se Malang Raya.
Untuk SMA Kota Malang digelar kemarin (22/2), sedangkan hari ini (23/2) untuk SMA Kabupaten Malang dan Kota Batu.
Ardi menyampaikan, seleksi yang digelar dua hari tersebut merupakan babak penyisihan untuk melaju ke babak final.
”Total ada 60 SMA dan MA se-Malang Raya yang mengikuti seleksi tryout,” ucapnya.
Baca Juga: Peserta Tryout Radar Malang Masuk PTN Favorit 2024
Pria yang juga Project Officer Try Out SNBT 2024 itu menambahkan, seleksi dilakukan secara daring.
Nantinya, pihaknya akan menjaring 500 peserta terbaik.
Selanjutnya, 500 peserta yang lolos itu akan diadu kembali dalam final pada 2 Maret depan.
Ardi menjelaskan, final nanti akan diikuti peserta terbaik dari masing-masing sekolah.
Setelah itu diambil 10 terbaik di masing-masing wilayah.
Yang berbeda dari tryout sebelumnya, dia mengatakan, tahun ini ada kompetisi antar sekolah yang diwakili oleh siswa dengan nilai terbaik di masing-masing sekolah secara offline.
“Kompetisi antar sekolah akan gelar bersama dengan penganugerahan terbaik di masing-masing wilayah pada 9 Maret nanti,” jelasnya.
Lebih lanjut Ardi menyampaikan, animo peserta tahun ini meningkat.
Tahun lalu diikuti 7 ribu peserta.
Itu artinya ada peningkatan seribu peserta.
Tryout SNBT 2024 bekerja sama dengan Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Kota Malang dan Kota Batu, Cabdin Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Kabupaten Malang, serta Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) Primagama.
Selain itu, siswa yang mengikuti seleksi tryout SNBT 2024 itu tidak hanya dari sekolah negeri, tapi juga swasta.
Kepala Cabdin (Kacabdin) Provinsi Jatim Wilayah Kota Malang dan Kota Batu Dr Hastini Ratna Dewi MPd mengatakan, pihaknya mengapresiasi atas terselenggaranya seleksi tersebut.
Dia meminta agar kegiatan tersebut tidak hanya fokus pada pelaksanaan.
Namun juga turut terlibat dalam proses pembekalan.
“Dengan upaya seperti ini, saya harap bisa mempertahankan Jatim sebagai provinsi dengan jumlah siswa paling banyak diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN),” ucapnya saat melakukan pengecekan proses seleksi di SMAN 4 Malang kemarin (22/2).
Ia mengatakan, tryout SNBT bisa menjadi gambaran peserta terkait karakter soal pada SNBT nanti.
Sementara itu, Kacabdin Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Kabupaten Malang Dr Dra Ema Sumiarti MSi juga turut melakukan pengecekan persiapan seleksi tryout di SMAN 1 Singosari kemarin.
Dia mengatakan, kegiatan tersebut bisa dijadikan ajang untuk mengukur kemampuan siswa dalam mempersiapkan diri mengikuti SNBT.
Sebab, lanjutnya, karakter soal yang dikerjakan tak akan jauh-jauh dari soal SNBT yang asli.
Sehingga, Ema mengatakan, apapun hasilnya nanti bisa digunakan untuk bahan evaluasi masing-masing siswa.
“Hasil yang diperoleh nanti bisa digunakan sebagai motivasi untuk meningkatkan semangat belajar dalam menyongsong SNBT 2024 nanti,” ungkapnya.
Sedangkan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Negeri Kota Malang Hj Asri Widiapsari MPd menambahkan, tryout SNBT membawa manfaat bagi sekolah.
Sebab, sekolah yang mengikuti kegiatan itu akan bisa menggunakan hasil tryout SNBT tersebut sebagai bahan pemetaan.
“Nantinya kemampuan siswa akan disesuaikan dengan passing grade prodi yang dipilih,” pungkasnya. (dre/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana