SELAIN Mbois, kata ”Ciamik” juga kerap digunakan Arek Malang untuk menggambarkan suatu hal yang sangat menarik.
Perbedaannya hanya dari kata dasar saja.
Mbois berasal dari bahasa Inggris, dengan kata dasar Boys.
Sedangkan Ciamik merupakan bahasa Cina Hokkien.
Artinya luar biasa bagus.
Sejarawan dan Pemerhati Bahasa Malangan Restu Respati mengatakan, kata ”Ciamik” mulanya digunakan etnis Tionghoa di Kota Malang.
Karena bahasanya enak didengar dan mudah dilafalkan, kemudian Arek Malang menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.
Sehingga penggunaan Ciamik saat ini tidak hanya dipakai orang-orang Chinese saja.
Tetapi semua golongan.
”Anak muda dulu itu suka nongkrong, jadi semua golongan itu berkumpul. Anak muda dari Tionghoa juga ikut gabung, bahkan dari Arab juga,” papar Restu.
Selain Mbois dan Ciamik, Restu mengatakan, ada satu kata lain yang identik, yakni Nes.
Kata itu berasal dari bahasa Inggris, Nice.
”Nes menggambarkan cantik dan menarik. Untuk semua, baik laki-laki atau perempuan,” tutur Restu. (adk/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana