KABUPATEN MALANG - Jelang libur lebaran, MTsN 3 Malang gelar 3 kegiatan yang berhubungan dengan kesehatan untuk perkuat Madrasah Sehat Paripurna pada, Jum'at (6/4) lalu.
Berlokasi di jalan Mandiri No.9, Lawang, Kabupaten Malang. Agenda kesehatan madrasah diikuti oleh 1.028 siswa, 100 guru dan staf MTsN 3 Malang.
Kegiatan ini bertujuan sebagai langkah antisipasi untuk pencegahan virus Demam Berdarah (DBD) dan pentingnya nutrisi sehat untuk siswa serta Pencegahan Diabetes Militus (DM) sejak dini.
Acara pertama dibuka dengan Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (GERTAK PSN). Melalui program normalisasi 44 toilet dan selokan yang ada di madrasah dengan pembersihan, pemberian bubuk abate untuk mengendalikan semua jentik nyamuk. Matsaneti juga memiliki dua 2 tenaga medis yang di rekrut khusus untuk standby melayani siswa mulai Senin - Jumat. Selain itu, ada Duta Kesehatan dan anggota Palang Merah Remaja (PMR) yang membawahi unit Kesehatan Madrasah dari kelas 7 sampai 9.
Sebagai salah satu Madrasah Riset di Kabupaten Malang. Kegiatan kedua adalah pengembangan dari 40 judul yang disiapkan untuk lomba dan ada 10 judul tentang kesehatan. Sesuai standar yang diberikan Madrasah Young Researchers Supercamp (MYRES) atau lomba karya tulis ilmiah madrasah berbasis riset bagi siswa MTs dan MA yang diselenggarakan oleh Direktorat KSKK Madrasah Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI. Dan Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) atau ajang kompetisi penelitian ilmiah tahunan bagi siswa SMP dan SMA sederajat, baik berupa yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional Kemendikbud RI.
Acara di tutup dengan sosialisasi Nutrisi Sehat dan Pencegahan Diabetes Militus (DM) pada usia remaja. Bekerjasama dengan Poltekes Malang dalam program Pengabdian Masyarakat, ada 96 siswa dari 3 kelas yang mewakili 7A dari kelas tahfidz, kelas olahraga (7B), dan 7K. Dibuka langsung oleh Kepala MTsN 3 Malang Dra Hj. Warsi MPd, banyak pesan yang diberikan kepada siswa yang memiliki gaya hidup milineal ini. "Sehat itu berawal dari diri kita sendiri. Jika siswa menjaga kesehatan pribadi dan lingkungannya maka semua stakeholder akan sehat pula. Jika remaja sekarang suka yang manis, mulia, wajah manis, prestasi manis dan akhlak yang manis tapi jangan sampai kita terkena DM. Karena penyakit ini bisa berawal dari Keturunan dan Pola Hidup yang serba instan," jelas Warsi.
Dengan moto religius, kreatif, dan excellent, MTsN 3 Malang bukan tanpa prestasi. Di bidang kesehatan dan kebersihan, Matsaneti berhasil meraih Juara 2 Duta Kesehatan Remaja se-Kabupaten Malang, juara 1 Duta Kesehatan Pramuka, dan juara 1 Madrasah Sehat dan Bersih. (bes/)
Editor : Indra Andi