Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Lazim Dipakai pada Tahun 70-an, Ini Kata yang Dipakai Arek Malang untuk Bilang 'Kamu Bohong'

Mahmudan • Rabu, 10 April 2024 | 14:00 WIB
Kata nggedabrus dipakai Arek Malang untuk mewakili kata kamu bohong
Kata nggedabrus dipakai Arek Malang untuk mewakili kata kamu bohong

KATA ”nggedabrus” lazim dipakai sejak medio 1970-an.

Hingga kini masih sering digunakan, meski tak seramai dulu.

Tahu kah Anda bahwa nggedabrus berasal dari kata lain yang dipelesetkan. 

Asal katanya dari ’Gedabyah’ yang artinya ngelantur.

"Kemudian dipelesetkan menjadi nggedabrus,” ujar Peneliti Bahasa Malangan Arief Wibisono.

Ada pula referensi lain yang menyebut bahwa ”nggedabrus” merupakan adaptasi dari kata ”abrus-abrus” yang artinya berbusa-busa.

Dalam kehidupan sehari-hari diartikan sebagai orang yang banyak bicara sampai mulutnya berbusa.

Budayawan Dwi Cahyono mengatakan, penggunaan kata ”nggedabrus” disebutsebut sudah populer di era 1970 sampai 1980-an di Kota Malang.

Namun tidak ada yang tahu dari wilayah mana penggunaan kata tersebut bermula.

”Sampai tahun 1990-an masih banyak menggunakan.

Sekarang sudah sangat jarang,” kata dia. Pendiri Yayasan Inggil itu memaparkan, kata tersebut lebih banyak diucapkan pada saat ingin mengumpat.

Yaitu terhadap lawan bicara yang terlalu banyak omong tapi tak berisi.

”Dari semua yang dibicarakan, 80 persen itu bohong,” ucap dia. (biy/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Nggedabrus #kamus malangan #bahasa malangan