MALANG KOTA - Setelah diresmikan pada 27 Desember 2023, Gedung Depo Arsip di Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang mulai menerima kunjungan dari sekolah.
Tahun ini, pihak Gedung Depo Arsip juga akan menyediakan layanan khusus bernama ASOKA (Arsip Masuk Sekolah).
Seperti diketahui, Gedung Depo Arsip dibangun pada 2022 di lahan seluas 780 meter persegi.
Ada tiga lantai di dalamnya.
Lantai pertama berisi ruang layanan, galeri, ruang staf, dan ruang laktasi.
Lantai kedua berisi ruang penyimpanan arsip dan ruang pengolahan arsip.
Sementara lantai ketiga ada ruang pengolahan arsip.
Untuk pembangunan Gedung Depo Arsip, pemkot menggelontorkan dana Rp 3,5 miliar.
Saat ini, gedung tersebut menampung 52 ribu arsip milik pemkot.
Misalnya saja, arsip dari DPUPRPKP Kota Malang berupa Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
Arsiparis Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah (Dispusipda) Kota Malang Ika Wahyu Utami mengatakan, tahun ini pihaknya akan menyediakan layanan baru berupa ASOKA.
“Kami ingin menciptakan layanan kunjungan arsip yang lebih ramah anak,” kata dia.
Ika melanjutkan, layanan ASOKA bisa diakses oleh anak SD.
Sebagai uji coba perdana, Dispusipda Kota Malang akan mengajak anak-anak sekolah untuk berkunjung ke Gedung Depo Arsip menggunakan Macito.
“Lalu saat di lokasi akan diperlihatkan jenis arsip keluarga dan menonton film sejarah.
Rencananya, layanan ASOKA dibuka setelah Lebaran,” imbuhnya.
Selain layanan ASOKA, Gedung Depo Arsip juga akan mendapat tambahan koleksi.
Seperti koleksi audio visual yang nanti akan digunakan untuk koleksi arsip tematik Malang Sejarah bagian satu sampai empat.
Koleksi tersebut berasal dari Museum Inggil.
“Ada pula penambahan koleksi konten foto berupa Wali Kota Malang dan peristiwa Coban Jahe, tapi masih kami cetak,” tandasnya. (mel/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana