Untuk meminimalisir gangguan server, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang berupaya menyempurnakan sistemnya.
Itu membuat jumlah tenaga penyelenggara PPDB berkurang.
Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar Disdikbud Kota Malang Dodik Teguh Pribadi turut membenarkannya.
Itu karena PPDB tahun ini lebih menyempurnakan aplikasi.
Sehingga tenaga yang diperlukan lebih sedikit.
”Aplikasinya lebih canggih, tenaga tak perlu banyak,” terang Dodik.
Sebab pada tahun sebelumnya, tim PPDB Disdikbud berjumlah lima orang.
Termasuk tenaga IT.
Sementara tahun ini bakal ditugaskan tiga orang saja.
Tahun sebelumnya, Disdikbud menggandeng SMK Negeri 11 Malang untuk masuk dalam tim IT.
Tahun ini, sudah ada proses penyempurnaan sistem yang dilakukan pembuat aplikasi bernama Simak Bandung.
Kini, Disdikbud hanya perlu memantau perkembangannya.
Ke depan, bila ada kendala akan diselesaikan oleh tim pembuat aplikasi.
Kendati begitu, pos pengaduan PPDB akan tetap disediakan Disdikbud.
Sebab, masih mungkin terjadi kendala saat berlangsungnya PPDB.
“Kalau berkaca dari tahun sebelumnya, saya yakin tahun ini juga tidak kendala,” terang pejabat eselon III B Kota Malang itu. (ori/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana