BATU - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Malangkucecwara atau ABM sukses menjadi tuan rumah Simposium Nasional Kepemimpinan Perguruan Tinggi Indonesia.
Puncak kegiatan tersebut ditandai dengan acara yang digelar di Kampus II Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang Kamis (2/4).
Acara tersebut jadi forum diskusi pemimpin universitas untuk membahas isu terkini.
Sebanyak tujuh perguruan tinggi nasional dan tiga perguruan tinggi dari Eropa ikut dalam diskusi.
Ketua STIE Malangkucecwara Drs Bunyamin MM PhD mengatakan, topik yang dibahas dalam forum fokus mengenai kepedulian terhadap lingkungan.
”Kami sebagai perguruan tinggi harus turut ambil peran untuk mengurangi dampak negatif perilaku manusia terhadap alam,” ungkapnya.
Perguruan tinggi dapat memiliki andil dalam menjaga lingkungan.
Seperti membuat kurikulum yang berkelanjutan.
”Kami perlu membina mahasiswa agar bisa turut menjaga lingkungan,” kata dia.
Sehingga, tak hanya memimpin kampus, Beny, sapaannya, juga turut mengundang pakar dan disiplin ilmu yang berbeda-beda.
”Perlu ada insight untuk bisa menyikapi suatu isu,” imbuh Beny.
Dengan demikian, cara penyampaian pada mahasiswa lebih sistematis.
Sebab, langkah yang sistematis dapat membawa dampak yang lebih baik.
Beny menilai kegiatan tersebut dapat mendorong para pemimpin perguruan tinggi untuk memulai gerakan positif.
Terlebih dalam membahas isu-isu yang memungkinkan berdampak besar pada pendidikan. (ori/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana