Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Gelombang Pertama, Begini Suasana PPDB SMP Negeri Kota Malang yang Diserbu 2.957 Pendaftar

Fathoni Prakarsa Nanda • Jumat, 28 Juni 2024 | 16:41 WIB

 

JALUR AFIRMASI: Seorang wali murid konsultasi dengan tim PPDB di posko Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang pada pendaftaran hari terakhir (26/6).
JALUR AFIRMASI: Seorang wali murid konsultasi dengan tim PPDB di posko Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang pada pendaftaran hari terakhir (26/6).

MALANG KOTA – Gelombang pertama pendaftaran PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) SMP Negeri di Kota Malang telah ditutup pada Rabu lalu (26/6).

Total jumlah pendaftar mencapai 2.957 orang.

Mereka berebut masuk melalui jalur afirmasi, jalur perpindahan tugas orang tua atau wali dan jalur prestasi lomba.

Hasil seleksi bisa diketahui hari ini (27/6).

Jalur afirmasi memiliki kuota sebanyak 968 kursi.

Jalur perpindahan tugas orang tua atau wali sebanyak 346 kursi.

Sementara jalur prestasi lomba juga sebanyak 346 kursi.

Jika ditotal mencapai 1.660 kursi.

Artinya, ada 1.297 pendaftar yang dipastikan tidak loos dari tiga jalur itu.

Kepala bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikbud Kota Malang Dodik Teguh Pribadi mengatakan, pendaftar paling banyak memang berasal dari jalur afirmasi.

Sayang, dia enggan menyebut jumlah pastinya.

Itu karena proses penilaian masih berlangsung.

Selain itu, masing-masing sekolah perlu melakukan verifikasi data.

Sebab, dokumen pendaftar yang tidak sesuai sempat diberikan waktu tambahan untuk perbaikan dan mengunggah ulang.

“Kalau sudah ditutup dan tidak diperbaiki, ya terpaksa tidak bisa dinilai,” terangnya.

Siswa yang tak melakukan perbaikan data sudah dipastikan akan gagal.

Dodik menyebut beberapa sekolah memiliki tingkat persaingan masuk yang cukup ketat.

Utamanya sekolah-sekolah yang cenderung menjadi rebutan calon siswa.

Seperti SMPN 1 Malang, SMPN 3 Malang, dan SMPN 5 Malang.

Padahal, saat ini semua sekolah negeri memiliki kualitas yang sama.

”Tapi harus diingat bahwa proses seleksi pada ketiga jalur itu juga memperhitungkan jarak. Perlu atur strategi pilih sekolah yang jaraknya dekat dari rumah, peluangnya lebih besar,” ujarnya.

Terkait pengumuman hasil seleksi hari ini.

Dodik berharap bisa diterima masyarakat.

Sebab, proses seleksi benar-benar dipertimbangkan dengan matang.

Siswa yang dinyatakan gagal juga masih bisa mendaftar lewat jalur lain pada gelombang selanjutnya.

Yakni jalur prestasi nilai akademik dan jalur zonasi yang akan bergulir beberapa hari lagi. (ori/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Kota Malang #PPDB SMP negeri