MALANG KOTA - Penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SD mulai dibuka kemarin (1/7).
Ada tiga jalur yang dibuka, yakni jalur zonasi, afirmasi, dan jalur perpindahan tugas orang tua atau wali.
Proses pendaftaran akan ditutup Rabu nanti (3/7).
Dari pantauan wartawan koran ini, hari pertama PPDB jalur zonasi tampak diserbu banyak pendaftarBahkan jumlah pendaftarnya ada yang sudah melebihi kuota.
Beberapa sekolah juga mem-buka layanan untuk membantu mendaftarkan calon siswa.
Seperti yang terlihat di SD Negeri Tunjungsekar 1 dan SD Negeri Lowokwaru 5.
Kepala SD Negeri Tunjungsekar 1 Budi Hartono mengatakan, para pendaftar sudah mulai mengantre sejak pukul 06.30.
Baca Juga: PPDB Malang Raya Segera Tiba, Ini Aturan dan Zonasinya
Padahal, proses pendaftaran baru dibuka pukul 09.00.
”Sejak pagi ini (kemarin), kami sudah melayani sekitar 81 siswa yang kami bantu daftar,” terangnya.
Mereka semua mendaftar di jalur zonasi.
Padahal total pagu keseluruhan mencapai 78 kursi.
Sementara jalur zonasi hanya tersedia 62 kursi saja.
Budi mengatakan, animo pendaftar jalur zonasi membeludak setiap tahunnya.
Sementara, pendaftar jalur afirmasi dan jalur mutasi masih belum terisi.
Itu karena mayoritas pendaftar berasal dari wilayah sekitar sekolah.
Mereka lebih memilih mendaftar di jalur zonasi karena peluangnya dianggap lebih besar.
Kendati seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring, calon wali murid lebih memilih untuk mendaftarkan putra-putrinya secara langsung ke sekolah.
”Kalau orang tua kadang tidak paham IT, kami bisa bantu,” ujarnya.
Hal yang sama juga diungkapkan Kepala SD Negeri Lowokwaru 5 Ruri Patrarini.
Pihaknya mengaku sudah membantu mendaftarkan sebanyak 21 siswa.
Semua pendaftar memilih jalur zonasi.
”Pagu kami totalnya ada 26 kursi,” paparnya.
Sementara di jalur zonasi hanya disediakan 21 kursi saja.
Baca Juga: PPDB Kota Malang 2024, Ribuan Siswa Berebut 341 Kursi Jalur Prestasi Lomba
Ruri menjelaskan bila pendaftar di jalur lain masih kosong.
Itu biasa dialaminya setiap tahun.
Bahkan tahun sebelumnya mereka terpaksa mengosongkan tiga kursi karena seluruh pendaftar memilih jalur zonasi.
Terpisah, Kepala bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Dodik Teguh Pribadi membenarkan adanya lonjakan pendaftar jalur zonasi.
”Sampai hari ini (kemarin), total pendaftar jalur zonasi yang kami terima sudah 6.314 orang,” ucapnya. Sementara jalur zonasi hanya tersedia 5.057 kursi. (ori/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana