Jadi Upaya untuk Memenuhi Pagu
MALANG KOTA - Penerimaan peserta didik baru (PPDB) SD negeri tahun ini terbilang sepi.
Khususnya pada tiga jalur penerimaan yang digelar secara online.
Antara lain zonasi, mutasi orang tua, dan afirmasi.
Dari pantauan Jawa Pos Radar Malang, website PPDB memperlihatkan sejumlah sekolah masih belum bisa memenuhi pagu.
Sebagai contoh di SDN Jatimulyo 1. Pagu jalur afirmasi dan mutasi orang tua masih nihil pendaftar hingga kemarin.
Padahal, kemarin merupakan hari terakhir PPDB berlangsung.
SD yang terletak di Kecamatan Lowokwaru itu hanya mampu mendapat siswa dari jalur zonasi sebanyak 20 siswa.
”Untuk zonasi sudah hampir penuh, kami masih mencari lagi karena pagu total yang dibuka mencapai 28 kursi,” kata Kepala SDN Jatimulyo 1 Nur Faidah SPd MSi.
Ida berencana membuka PPDB secara offline.
Khususnya untuk memenuhi jalur afirmasi dan mutasi orang tua.
Rinciannya, jalur afirmasi dibuka sebanyak 5 kursi.
Sementara jalur mutasi orang tua hanya disediakan tiga kursi.
Untuk persiapan, pihaknya sudah menyiagakan tim operator sekolah.
Mereka akan bertugas menerima pendaftar di dua jalur tersisa.
Dirinya menambahkan, tingkat persaingan PPDB di wilayah Jatimulyo cukup ketat.
Itu karena ada beberapa sekolah yang wilayahnya berdekatan.
Sebagai contoh, SD Jatimulyo 5 yang lokasinya persis di belakang sekolah.
Kemudian SD Jatimulyo 4 berada di depan sekolah yang hanya berjarak 400 meter saja.
”Jadi biasanya kami bagi rata untuk warga sekitar agar setiap sekolah bisa dapat siswa,” papar Ida.
Menanggapi hal itu, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Dodik Teguh Pribadi mengatakan, minimnya jumlah pendaftar itu karena berbagai faktor.
Bisa memang karena tidak ada pendaftar atau karena faktor sistem.
”Mungkin sekolahnya belum verifikasi data, jadi otomatis tak terbaca sistem,” kata dia.
Sehingga, dirinya mengimbau untuk sekolah memastikan kembali untuk menuntaskan proses verifikasi.
Dodik menuturkan bila proses verifikasi masih sedang berlanjut.
”Kami tutup hari ini (kemarin), sampai pukul 12.00,” jelasnya.
Sehingga, sekolah tak menyelesaikan proses verifikasi tersebut, data pendaftar tak akan terhitung sistem.
Sehingga, otomatis siswa yang mendaftar dianggap tidak lulus.
Terkait PPDB offline, disdikbud sudah mengizinkan sekolah untuk melakukannya.
Namun, untuk teknisnya baru bisa dilaksanakan setelah pengumuman PPDB online hari ini (5/7).
Disdikbud juga bakal memberikan sosialiasi kepada sekolah dan orang tua terkait PPDB offline. (ori/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana