Rebutan Kuota! Jalur Zonasi SMP di Kota Malang Diserbu 4.582 Pendaftar

Bayu Mulya Putra • Dipublikasikan Selasa, 9 Juli 2024 | 17:53 WIB
ANTRE SEJAK PAGI: Sejumlah wali murid meminta bantuan kepada tim PPDB SMP Negeri 5 Malang untuk memproses pendaftaran, kemarin (8/7).
ANTRE SEJAK PAGI: Sejumlah wali murid meminta bantuan kepada tim PPDB SMP Negeri 5 Malang untuk memproses pendaftaran, kemarin (8/7).

MALANG KOTA - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMP berlanjut.

Kali ini memasuki babak akhir, yakni seleksi di jalur zonasi.

Jalur tersebut mulai dibuka kemarin (8/7).

Sementara proses pendaftaran akan ditutup pada Rabu nanti (10/7).

Berdasar pantauan Jawa Pos Radar Malang kemarin, jalur tersebut sudah diserbu pendaftar.

Bahkan, di beberapa SMP negeri pendaftarnya sudah melebihi kuota yang disediakan.

Seperti di SMP Negeri 5 Malang dan SMP Negeri 3 Malang.

Waka Humas SMP Negeri 5 Malang Khusnul Khotimah menerangkan, para pendaftar sudah membeludak sejak pagi.

Bahkan mereka mengantre mendaftar sejak pukul 07.00.

Padahal, layanan PPDB baru dibuka pukul 08.00.

”Sejak hari ini (kemarin), kami sudah melayani sebanyak 179 pendaftar,” paparnya.

Untuk diketahui, daya tampung yang disediakan di sana hanya 120 kursi.

Mayoritas wali murid mendatangi sekolah untuk minta bantuan dalam proses pendaftaran.

Sebab, mereka mengaku tak getol menggunakan IT.

”Penentuan titik koordinat banyak yang kurang tepat dari operator SD asal, jadi kami bantu membenarkan,” ujar Khusnul.

Dia memprediksi jumlah pendaftar akan terus bertambah karena kemarin masih hari pertama.

Senada dengannya, Ketua tim PPDB SMP Negeri 3 Malang Herianto membenarkan adanya lonjakan jumlah pendaftar.

Total yang dilayani pihaknya pada hari pertama mencapai 192 orang.

”Padahal pagu kami 134 kursi,” terangnya.

Heri menuturkan bila kegagalan siswa yang mendaftar di jalur sebelumnya membuat mereka berbondong-bondong untuk mencoba di peruntungan terakhir.

”Kami agak kewalahan, padahal sudah menambah tim operator untuk membantu,” kata dia.

Di tempat terpisah, Kepala bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Dodik Teguh Pribadi turut merinci jumlah pendaftar.

”Di sistem kami sudah terdata 4.582 orang,” jelasnya.

Sementara pagu yang disediakan hanya 3.363 kursi.

Artinya, ribuan siswa akan gagal di jalur tersebut.

Dodik menjelaskan bila calon siswa harus pintar memanfaatkan peluang.

Sebab, kuota yang disediakan sangat terbatas.

”Pilih sekolah yang paling dekat dengan rumah, itu peluangnya lebih besar,” tambah dia. (ori/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
Sumber : Radar Malang
jalur zonasi Diserbu Kota Malang Pendaftar SMP