MALANG KOTA - Sebanyak 168 siswa SDN Tanjungrejo 3 mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) kemarin (17/7).
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh siswa mulai kelas satu hingga enam.
Tujuannya untuk memberikan pengenalan masa transisi pada lingkungan kelas yang baru.
Baca Juga: SMPK Kosayu 2 Malang Kemas MPLS secara Menarik
Kegiatan MPLS turut mengundang seluruh paguyuban, komite sekolah, pengawas sekolah, dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S).
Mereka diberikan paparan materi oleh Polresta Malang Kota mengenai bahaya perundungan.
Kegiatan tersebut juga diikuti acara penyematan pin antiperundungan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suwarjana SE MM.
Kepala SDN Tanjungrejo 3 Meiarini Priastuti SPd mengapresiasi sinergi antara guru dan wali murid atas keberhasilan pembelajaran selama ini.
Bahkan sekolah mampu memenuhi pagu saat hari pertama dibukanya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
”Anak didik kami sudah berhasil diterima di SMPN jalur prestasi semua,” terangnya.
Mei berharap, SDN Tanjungrejo 3 bebas dari perundungan.
Siswa yang diberikan ilmu dapat menyerap materi dengan baik.Serta mampu mengimplementasikan dalam kehidupan seharihari.
”Sesuai dengan kesepakatan kami untuk membentuk sekolah antiperundungan,” ungkapnya.
Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana SE MM juga memberikan apresiasi atas kinerja baik kepala sekolah dan tenaga pendidik SDN Tanjungrejo 3.
”Selama bertahun-tahun ini mampu mempertahankan kualitasnya untuk menjadi sekolah yang unggul,” ujarnya.
Suwarjana senang atas kerukunan dan dukungan penuh terhadap seluruh siswa dan sarana penunjang pembelajaran.
”Sebagai reward, kami mengajukan rehabilitasi untuk SDN Tanjungrejo 3 tahun ini,” tandas Suwarjana. (ori/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana