Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

101 Guru Profesional Universitas Islam Malang (UNISMA) Disumpah saat Pengukuhan

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Selasa, 30 Juli 2024 | 00:04 WIB
Photo
Photo

MALANG KOTA - Terhitung sudah dua ribu lebih lulusan guru profesional yang dihasilkan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Malang (Unisma).

Kemarin (27/7), FKIP Unisma tambah 101 lulusan guru lagi.

Sebanyak 100 mahasiswa dari PPG Dalam Jabatan menjalani pengukuhan.

Satu lainnya adalah mahasiswa PPG Pra Jabatan yang diyudisium.

Pengukuhan dan yudisium guru profesional kemarin dilaksanakan di aula lantai tujuh Gedung Pascasarjana Unisma.

Dari 101 mahasiswa yang dikukuhkan, sebanyak 84 mahasiswa tergabung dalam PPG Pra Jabatan angkatan 2023.

Sementara 17 lainnya adalah mahasiswa angkatan sebelumnya.

Rektor Unisma Prof Junaidi Mistar berpesan agar lulusan PPG FKIP Unisma tetap memiliki spirit dalam meningkatkan kompetensi diri dengan tetap belajar sepanjang hayat.

Tak lupa, dia juga meminta agar mereka tetap menanamkan sikap kritis dalam mempelajari ilmu pengetahuan.

Karena buku yang dipelajari bukanlah kitab suci.

“Buku-buku itu ditulis oleh para ahli sehingga tetap harus kritis mempelajarinya,” ucap Junaidi.

Sebagai contoh dalam ilmu psikologi terdapat teori yang menyebutkan belajar adalah proses pembentukan kebiasaan.

Teori itu berasal dari negara barat kemudian diadopsi lembaga pendidikan di Indonesia.

Padahal sebelum teori itu dicetuskan, leluhur di Jawa sudah punya filosofi berbunyi Iso jalaran soko kulino.

“Sudah bayar mahal untuk mempelajari teori barat, ternyata kita sudah punya sendiri,” sambungnya.

Untuk itu, pihaknya mengajak para lulusan yang merupakan guru dari berbagai daerah untuk menggali teori lokal dalam mengembangkan pendidikan di Indonesia.

Menurutnya, teori lokal bisa lebih relevan dengan masyarakat.

Junaidi berharap ratusan lulusan itu benar-benar berkontribusi meningkatkan kualitas pembelajaran dan pendidikan di Indonesia.

Sementara itu, Dekan FKIP Unisma Dr Hasan Busri menyampaikan sebutan guru profesional bagi lulusan kali ini bukan main main.

Menurutnya,Itu sebutan yang menyandang tanggung jawab besar.

Dia menekankan kepada para lulusan untuk fokus mengajar tanpa mengharap imbalan.

Para lulusan pun telah dibekali ilmu dalam mengaplikasikan media pembelajaran yang terintegrasi dengan teknologi informasi.

Sekaligus mengembangkan literasi yang terintegrasi dengan pembelajaran.

“Maka eksplorasi harus betul-betul digalakkan untuk menjadi guru profesional,” pungkasnya. (aff)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Guru Profesional #Pengukuhan #UNISMA