MALANG KOTA - Sebanyak 195 kepala SD negeri di Kota Malang dibekali cara menghadapi wartawan kemarin pagi.
Acara yang bertajuk Meningkatkan Mutu Pendidikan melalui Edukasi Media Massa itu berlangsung di Gedung Kesenian Gajayana.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suwarjana mengatakan, tujuan kegiatan tersebut difokuskan pada guru mengenali media massa.
Baca Juga: Upaya Tingkatkan Mutu Pendidikan, 367 Kasek Kota Malang Ikuti Edukasi tentang Media Massa
Sebab, dirinya menilai masih banyak sekolah yang masih awam dengan keberadaan media.
”Khususnya agar semakin mantap dalam memberikan komentar pada awak media,” terangnya.
Pihaknya pun menggandeng Jawa Pos Radar Malang yang dipercaya untuk memberikan pemaparan.
Pria asal Bantul itu berharap, pemberian materi itu dapat berjalan lancar hingga akhir.
Baca Juga: 35 Guru Rasakan Sensasi Menjadi Wartawan
Selain itu, segala materi yang telah dipaparkan bisa memberikan gambaran pengetahuan untuk menghadapi media.
”Perlu ada kolaborasi antara pendidikan dan media agar kerja sama dapat memberikan output yang baik,” ungkap Jana.
Kepala SMAN 1 Malang Basuki Agus Priyatna Putra turut hadir memberikan pemaparan materi.
Dirinya menuturkan, kepala sekolah (kasek) memiliki andil penting dalam memegang ujung tombak layanan.
”Sekolah sebagai layanan publik harus belajar bagaimana menyediakan layanan yang baik,” ucapnya.
Lebih lanjut, Direktur Jawa Pos Radar Malang Tauhid Wijaya mengapresiasi kasek yang mau belajar menghadapi media.
Sebab, adanya pemaparan tersebut dapat menjalin hubungan baik antara wartawan dan sekolah.
”Harapannya sekolah tidak lagi takut menghadapi media, karena itu kesempatan bagus untuk berbicara,” tandas Tauhid. (ori/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana