Tidak lupa, nuansa Islami seperti pembacaan ayat suci Alquran juga ditampilkan para siswa.
”Semuanya dilakukan murid-murid dari kelas 10 sampai 12,” kata Kepala MAN 2 Kota Malang Dr H Samsudin MPd.
Artinya, acara ini tidak mendatangkan bintang tamu.Karena memang pihak sekolah menjadikan acara tersebut sebagai penyaluran minat dan bakat dari murid-murid mereka.
”Jumlah orang yang terlibat ada 419 orang. Terdiri dari 129 panitia dan 288 penampil,” sebut dia.
Ratusan murid yang menonton begitu antusias melihat teman-temannya beraksi di panggung.
Salah satunya ketika penampilan campursari.
Lagu populer seperti Kisinan 2 dan Koyo Jogja Istimewa disambut penonton yang ikut bernyanyi dan bersorak.
Alumni MAN 2 Kota Malang juga dihadirkan untuk menonton aksi adik-adik kelas mereka.
”Acara ini adalah persembahan juga bagi yang baru lulus,” ucap Samsudin.
Boleh dibilang, acara tersebut sukses menghibur alumni, murid, dan guru-guru yang hadir saat itu.
Tentunya, melalui proses seleksi oleh guru dan sesama siswa-siswi.
”Yang tampil ini juga beberapa sudah sering ikut lomba-lomba dan mendapatkan juara,” ujar dia. (biy/and).