MALANG KOTA - SD Muhammadiyah 9 Panglima Surdirman Malang memberangkatkan tujuh siswa untuk mengikuti kegiatan journey education di Malaysia dan Singapura.
Kegiatan tersebut akan didampingi oleh ustad dan ustadah SD Muhammadiyah 9 Panglima Sudirman Malang.
Kegiatan journey education dilaksanakan selama lima hari. Yakni mulai 23 hingga 28 Agustus 2024.
Journey education adalah salah satu program yang diadakan SD Muhammadiyah 9 Panglima Sudirman Malang guna meningkatkan pengalaman belajar siswa di luar negeri.
Siswa yang mengikuti kegiatan journey education itu di antaranya Ezio Kenzie Brahmantio, Haraka El Muhammady, Jihan Talitha Nazhifa, Akira Meuthiayumna, Danesh Alifia Claresta, Ghanis Al Khansa Mardiyanto, dan Rasyiqah Azkadina Prameswari. Ketujuh siswa tersebut akan mengunjungi beberapa lokasi.
Mulai Marlion Park, Marina By The Bay, Universal Studio, Menara Petronas, hingga Bukit Bintang.
Kepala SD Muhammadiyah 9 Malang Sony Darmawan MPd bersyukur kegiatan berlangsung lancar.
Para siswa yang berangkat ke Singapura dan Malaysia mendapat banyak pengetahuan baru.
”Program ini menjadi gebrakan baru untuk melanjutkan kembali program ke Malaysia yang 6 tahun lalu pernah dilakukan namun sempat terhenti selama pandemi Covid-19,” ujar dia.
Kegiatan yang dilakukan oleh para siswa di Sekolah Kebangsaan (SK) Chuah, Sekolah Kebangsaan (SK) Port Dickson, Sekolah Kebangsaan (SK) Lukut Malaysia, dan Sanggar Bimbingan Aisiyah adalah lesson study Bahasa Melayu.
Siswa juga mempersembahkan beberapa tampilan di antaranya story telling, tari sajojo, pantun, dan hafalan Alquran.
Di samping itu, SD Muhammadiyah 9 juga melakukan penandatanganan MoU terkait informasi tentang pendidikan dan media pembelajaran dengan Sekolah Kebangsaan di Malaysia, Sanggar Bimbingan Aisiyah, dan Pimpinan Cabang Istimewa Aisiyah Malaysia.
”Selain itu, kegiatan qolbun salim (pemberian santunan) juga dilakukan untuk anakanak dari TKW (tenaga kerja wanita) di Sanggar Bimbingan Aisiyah,” tutup Sony. (adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana