Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pelajar SD-SMP Kota Malang Teken Kontrak Membaca

Bayu Mulya Putra • Kamis, 17 Oktober 2024 | 23:00 WIB
PEMINAT BERTAMBAH: Pembelajaran berlangsung di salah satu ruang kelas di SMP Taman Siswa, kemarin (25/7). Mereka menerima 156 siswa baru.
PEMINAT BERTAMBAH: Pembelajaran berlangsung di salah satu ruang kelas di SMP Taman Siswa, kemarin (25/7). Mereka menerima 156 siswa baru.

MALANG KOTA - Untuk meningkatkan minat baca pelajar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang menggelar lomba literasi sekolah.

Sekitar 280 SD negeri dan swasta di Kota Malang akan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Selanjutnya ada 120-an sekolah jenjang SMP di Kota Malang yang juga mengikutinya.

Dalam workshop yang diikuti perwakilan guru SD se-Kota Malang kemarin (16/10), dipaparkan sejumlah teknis lomba.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikbud Kota Malang Muflikh Adhim menyebut, angka literasi Indonesia peringkat 2 terendah di Asia.

Karena itu peran Disdikbud dan para guru perlu ditingkatkan untuk meningkatkan angka literasi tersebut.

Salah satunya dengan menggelar lomba literasi sekolah.

Adhim menyebut, dalam lomba literasi tersebut, anak-anak akan menandatangani kontrak membaca.

”Mereka harus menyelesaikan bacaan yang sudah ditentukan,” tuturnya.

Kegiatan tersebut kemudian dilaporkan melalui unggahan media sosial Instagram masing-masing sekolah.

Dia mengatakan, yang disasar dalam kegiatan tersebut yakni kelas lima SD dan kelas delapan SMP.

”Semua SD dan SMP wajib ikut,” tuturnya.

Nanti akan diambil juara terbaik dari siswa dan lembaga sekolahnya.

Dengan begitu, diharapkan para siswa dan guru bersemangat turut meningkatkan literasi di sekolah.

Sementara itu, Pengawas SD Kota Malang Sriah SPd MPd mengatakan buku bacaan yang diwajibkan kepada siswa SD dan SMP berbeda.

”Karena peserta didik SMP Ini perkembangan psikisnya sudah bagus. Sehingga buku-buku bacaannya novel,” tuturnya.

Sementara untuk pelajar SD, karena untuk memotivasi agar gemar membaca, dikenalkan dengan buku yang lebih ringan dan mudah dicerna.

Untuk jangka waktunya, sudah dimulai setelah workshop yakni kemarin hingga maksimal 31 Oktober nanti.

”Ini workshop-nya masih bertahap, untuk guru SD hari ini dan besok (17/10), dan SMP tanggal 18,” tuturnya.

Para juri terdiri dari Tim Pengawas SD dan SMP, dan tim dari Jawa Pos Radar Malang.

Tidak hanya melalui Instagram, para juri juga akan berkunjung ke sekolah-sekolah untuk memastikan program tersebut dijalankan dengan benar. (dur/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#kontrak membaca #Pelajar SD dan SMP #Kota Malang