MALANG KOTA - Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Kedungkandang gelar lokakarya strategi efektif dalam pembelajaran sosial emosional untuk mencegah bullying, pada Kamis (24/10).
Tujuan acara tersebut adalah untuk mencegah dan mengantisipasi bully di lingkungan sekolah.
Ada 82 guru Sekolah Dasar (SD) Negeri yang mengikuti acara ini.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suwarjana SE MM, Pengawas SD Kecamatan Kedungkandang Sriah SPd MPd dan Ari Rosmalasari MPd.
Kepala SDN Model Dra Anita Rosemaria MPd, Kepala SDN Arjowinangun 2 Atik Setyawati MPd, dan Kepala SDN Lesanpuro 3 Supriatin MPd.
Serta, Fasilitator Sekolah Penggerak angkatan 3 Provinsi Jawa Timur Dr Rukin SPd MSi.
Acara lokakarya bertempat di SDN Model Malang.
Dibuka dengan laporan Ketua Panitia Dra Anita Rosemaria MPd. Dilanjutkan sambutan dan materi lokakarya pertama oleh Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana SE MM.
Dalam materinya Suwarjana menjelaskan kebijakan Disdikbud untuk mendukung Program Sekolah Penggerak tingkat SD.
“Kegiatan seprti ini penting untuk terus di gaungkan. Untuk mengedukasi guru dan kepala sekolah bagaimana cara mengantisipasi bullying tidak dilakukan oleh siswa,” jelasnya.
Ada materi tentang “Keteladanan Guru dalam Implementasi Pembelajaran Sosial Emosional”, oleh Pengawas SD Kecamatan Kedungkandang Sriah SPd MPd.
Diawali dengan refleksi diri seluruh guru dengan fokus menenangkan hati dan pikiran.
Lalu, ditutup dengan implementasi keteladanan guru untuk mewujudkan ekosistem sekolah yang sehat dan ramah anak.
Ketua K3S Kedungkandang Drs Heri Sunardi MM menambahkan, ”terima kasih untuk kontribusi positif untuk memajukan sekolah di wilayah Kedungkandang. Semoga kedepan acara seperti ini bisa rutin di gelar dengan pemateri yang ahli di bidangnya,” tutupnya. (bes/)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana