Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Mengenalkan Kesenian Bantengan di CFD Ijen

Didik Harianto • Minggu, 17 November 2024 | 23:54 WIB
Photo
Photo

Bantengan merupakan salah satu kesenian tradisi yang berkembang di Malang Raya. Kesenian tersebut merupakan kesenian yang berlatar belakang agraris di mana berkembang di wilayah lereng pegunungan di Malang.

Dewasa ini kesenian tersebut mengalami modifikasi yang pesat. Hal tersebutlah menginisiasi paguyuban bantengan Renggo Sejati memberikan edukasi dan mengenalkan kesenian bantengan kepada pengunjung CFD jalan Ijen pada Minggu pagi (17/11/2024).

Inisiator acara tersebut adalah Jani selaku ketua paguyuban bantengan Renggo Sejati. "Acara ini kami buat untuk memperkenalkan kesenian bantengan kepada pengunjung CFD. Dengan harapan kesenian bantengan menjadi sebuah tuntunan tidak cuma tontonan," ujarnya.

Mengenalkan bantengan ini diadakan di depan Museum Brawijaya sekaligus fasilitator acara tersebut. Pihak museum sangat mengapresiasi kegiatan kesenian bantengan. Gaung bersambut nanti pada tanggal 30 November paguyuban Renggo Sejati dan Museum Brawijaya berkolaborasi mengadakan giat lomba Bantengan tingkat sekolah di Kota Malang yang bertempat di Museum Brawijaya.

Juga hadir dalam kegiatan tersebut adalah sejarawan muda Fathur Rizky atau akrab yang dipanggil Cak Joko Laksono. "Acara seperti ini patut diapresiasi karena kesenian bantengan merupakan kesenian tradisi yang berada di Malang Raya, banyak makna filosofi yang terkandung dalam kesenian bantengan. Dalam kesenian tersebut yang dimainkan adalah banteng, macan, bedhes (monyet). Banteng memiliki filosofi sebagai simbol rakyat. Macan atau harimau memiliki filosofi sebagai penguasa dan bedhes atau monyet sebagai penghasut. Banteng dan macan ini diadu oleh bedhes itu agar bertengkar. Hal itu memiliki makna bahwasanya kita hidup jangan mau di adu domba," paparnya.

Acara mengenalkan kesenian bantengan tersebut akan berlanjut di CFD jalan Ijen minggu depan dan semoga konsisten dalam mengembangkan dan mengenalkan kesenian tradisi bantengan.

Oleh:M.Fathur Rizky

Editor : Didik Harianto
#mahasiswa unmer malang #Unmer Malang #Unmer