RADAR MALANG - Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya (UB) mengajak Kebun Raya Purwodadi edukasi siswa SMP tentang cara merawat tanaman buah.
Mereka mengusung tajuk berjudul Seeds for School untuk edukasi lingkungan bagi siswa SMPN 1 Purwodadi.
Bersama kelompok mahasiswa lain dari Universitas Widya Gama (UWG) Malang, Seeds for School dihelat untuk menyambut Hari Menanam Pohon Se-Indonesia.
Lewat kolaborasi UB, UWG dan Kebun Raya Purwodadi, ratusan siswa SMPN 1 Purwodadi belajar secara langsung menanam pohon buah, Jumat (22/11).
"Kelas edukasi di luar Kebun Raya Purwodadi ini merupakan yang pertama. Selain jadi final project kami dari UB, kami juga ingin tanaman kesadaran tentang lingkungan sejak dini pada remaja," kata Steviola Reinaldo, Ketua Pelaksana Acara, kepada Jawa Pos Radar Malang.
Steviola menyebut, Seeds for School berlangsung dalam dua sesi dengan peserta ratusan siswa.
Sesi pertama adalah pengenalan tentang Kebun Raya Purwodadi.
Sesi kedua, tim hortikultura Kebun Raya Purwodadi mempraktikkan langsung cara merawat tanaman buah.
Puluhan siswa menerima pot, tanah media dan bibit pohon buah.
Di depan siswa, tim hortikultura menunjukkan metode perawatan pohon buah dalam pot (tabulampot).
Para siswa antusias mempraktikkan cara menanam pohon.
Ratusan siswa juga melihat langsung rekan sebayanya praktik merawat tanaman.
"Awalnya kami hanya minta 30 siswa untuk ikut edukasi ini. Tetapi, SMPN 1 Purwodadi sangat antusias. Satu angkatan, kelas 7, bergabung dalam Seeds for School," jelas mahasiswi semester 5 Ilmu Komunikasi FISIP UB itu.
Steviola menerangkan, Seeds for School menjadi gerakan pelopor Kebun Raya Purwodadi menjangkau masyarakat.
Sebab, sebelum ini, Kebun Raya Purwodadi lebih banyak menggelar edukasi di dalam institusi penelitian tersebut.
Kolaborasi pemerintah, pendidikan dan perusahaan tersebut menjadi terobosan untuk membuat generasi muda peduli lingkungan.
"Kebun Raya Purwodadi menerima dengan baik usulan dari kami. Alhasil, inovasi Seeds for School ini bisa terwujud," tambahnya.
Steviola berharap, setelah ini, Seeds for School bisa terus berjalan.
Sebab, menurutnya, konsep Kebun Raya Goes to School akan jadi embrio Corporate Social Responsibility (CSR) yang tepat sasaran bagi generasi muda.
Bahkan, dia berharap edukasi lingkungan tersebut ke depan berkembang ke semua lapisan masyarakat.
Kepala SMPN 1 Purwodadi Didiek Prihardiyanto MPd turut mengapresiasi.
"Kami berharap siswa-siswi dapat memahami peran penting mereka dalam menjaga lingkungan. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muda yang peduli terhadap kelestarian alam," imbuh Didiek.
Hari menanam Se-Indonesia menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. (fin)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana