Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Hadiri Peringatan Hari Guru Nasional, Prabowo Umumkan Kenaikan Gaji Guru 2025

Aditya Novrian • Jumat, 29 November 2024 | 18:00 WIB
Presiden Prabowo berpidato dalam acara peringatan Hari Guru Nasional (Instagram ditjen,gtk,kemdikbud)
Presiden Prabowo berpidato dalam acara peringatan Hari Guru Nasional (Instagram ditjen,gtk,kemdikbud)

RADAR MALANG - Presiden Prabowo Subianto, menghadiri acara peringatan Hari Guru Nasional yang digelar di Velodrome, Rawamangun, Jakarta, pada Kamis (28/11).

Acara tersebut mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat” dan menjadi momentum Prabowo mengumumkan sejumlah kebijakan strategis terkait kesejahteraan guru.

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa guru adalah kunci kebangkitan bangsa Indonesia.

Menurutnya, keberhasilan sebuah negara ditentukan oleh keberhasilan pendidikan, dan keberhasilan pendidikan terletak di tangan para guru.

“Negara bisa makmur jika pendidikannya berhasil, dan pendidikan yang berhasil adalah hasil dari dedikasi guru yang hebat,” ujar Prabowo.

Ia optimistis bahwa pendidikan dapat menjadi alat utama untuk mengentaskan kemiskinan dan memajukan bangsa.

Prabowo menegaskan bahwa fokus utamanya ke depan adalah pendidikan, sebagai fondasi bagi Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.

Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah akan menaikkan gaji guru di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek).

Gaji pokok guru akan naik dua kali lipat, sementara guru non-ASN bersertifikasi akan menerima tambahan sebesar Rp2 juta.

Kebijakan ini dijadwalkan mulai berlaku pada awal 2025.

Tahun 2025, tercatat ada 1.932.666 guru bersertifikasi pendidik, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Anggaran untuk kesejahteraan guru juga mengalami kenaikan signifikan, yaitu sebesar Rp16,7 triliun, menjadi total Rp81,6 triliun.

Selain itu, Prabowo juga mengumumkan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi 86.486 guru ASN dan non-ASN.

Pemerintah akan membiayai para guru yang belum memiliki minimal jenjang pendidikan D4 atau S1 untuk melanjutkan studi mereka.

Bagi guru non-ASN yang belum bersertifikasi, pemerintah akan memberikan bantuan langsung cash transfer.

Besaran dan jumlah penerima bantuan ini akan diumumkan pada 2025 setelah data validasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) selesai dihitung.

"Kami sedang memastikan nama, alamat, dan kriteria siapa yang berhak menerima manfaat," ujar Prabowo.

Dalam rangka meningkatkan mutu dan pemerataan pendidikan, pemerintah juga mengalokasikan dana sebesar Rp17,15 triliun untuk rehabilitasi dan perbaikan 10.000 sekolah negeri dan swasta.

Dana tersebut akan langsung disalurkan ke masing-masing sekolah.

 

Editor : Aditya Novrian
#peringatan #gaji #hari guru nasional #Prabowo #guru #Kenaikan #2025 #Umumkan