MALANG KOTA - Kylix Eza Saputra menjadi wisudawan terbaik Universitas Brawijaya (UB) Malang pada Wisuda Periode Ke-12, Minggu (22/12).
Mahasiswa Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) itu meraih IPK 3,96 dengan lama studi 3 tahun 11 bulan di Kota Malang.
Skripsi yang digarapnya untuk lulus dari UB Malang mengambil judul ”Pengembangan Aplikasi Perangkat Bergerak Panduan Resep Masakan Menggunakan Metode Klasifikasi Gambar Berbasis Android.”
Judul tersebut diambil Kylix karena terinspirasi dari ibunya yang merupakan juru masak dan berjualan soto.
”Saat itu, kondisi ekonomi kami sangat sulit. Untuk makan saja pusing, dan ada niatan tidak melanjutkan kuliah,” kenangnya.
Namun, keberuntungan berpihak ketika Ia mendapat bantuan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).
Aplikasi yang dibuatnya tak hanya menyajikan resep masakan dalam teks dan video, tetapi juga menggunakan teknologi kecerdasan buatan.
Dengan fitur pengenalan gambar, pengguna bisa memotret makanan dan mendapatkan informasi mengenai hidangan tersebut.
”Saya ingin masyarakat lebih mengenal masakan nusantara dan mencintai produk dalam negeri melalui teknologi,” ujar Kylix.
Semasa kuliah, Kylix aktif di organisasi seperti RAION Community dan Google Developer Student Club.
Berkat keterlibatannya, ia berhasil meraih berbagai kejuaraan.
Seperti menyabet Juara 1 INTETION (Application and Web Development) IFEST Universitas Padjajaran 2021 hingga Top 15 Varsity Hackathon Universiti Sains Malaysia 2022.
Kini Kylix bekerja sebagai Mobile Developer di sebuah software house di Jakarta yang berafiliasi dengan perusahaan pertambangan besar seperti Freeport dan Antam.
”Dengan ilmu yang saya miliki, saya ingin terus menjadi seorang tech enthusiast,” tuturnya.
Di waktu luang, Kylix menikmati menganalisis pasar saham dan membaca laporan keuangan perusahaan.
Baginya, dunia teknologi dan ekonomi adalah dua hal yang saling melengkapi.
”Dengan membaca berita ekonomi, sosial, dan politik saya bisa mengetahui kondisi terkini dan tindakan apa yang perlu dilakukan untuk mencegah atau memanfaatkan kondisi yang akan datang,” pungkasnya. (dur/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana