Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kamus Malangan: Regut

Bayu Mulya Putra • Sabtu, 1 Februari 2025 | 18:30 WIB
ILUSTRASI: FARIZA REMENT/RADAR MALANG
ILUSTRASI: FARIZA REMENT/RADAR MALANG

BANYAK - Kosakata Malangan yang berasal dari bahasa asing.

Salah satunya regut, yang artinya tidur.

Istilah itu awalnya banyak diucapkan warga keturunan Arab.

Penggunaannya di masyarakat mulai masif pada era 1970an.

Berawal dari beberapa perkampungan Arab di wilayah Kecamatan Klojen seperti Embong Arab, Tongan, dan Sawahan.

Kemudian meluas ke masyarakat.

”Karena masyarakat Arab pada era tersebut lebih membaur ketimbang etnis lain seperti Tionghoa. Terlebih, saat itu ada tensi tinggi antara masyarakat asli Malang dengan Tionghoa,” sebut dia.

Istilah tersebut tidak eksklusif diucapkan warga keturunan Arab di wilayah Malang Raya saja.

Beberapa warga dari Surabaya, Tulungagung, dan Pasuruan yang juga keturunan Arab turut menggunakannya.

Khusus di Malang, istilah yang lebih familiar adalah rudit, kebalikan dari kata tidur. (biy/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#kamus malangan #regut #keturunan arab #bahasa asing #Tidur #Arab