MALANG KOTA – Universitas Islam Malang (Unisma) kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional dan internasional. Dalam ajang Youth International Science Fair (YISF) yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA), mahasiswa Unisma berhasil meraih berbagai medali bergengsi.
Rektor Unisma Prof Junaidi menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari upaya pengembangan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di kampus. "Setelah pelantikan, kami menambah dua UKM baru, yaitu UKM Kreasi dan Global Language Community,” tuturnya. UKM tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mendalami kajian studi sesuai minat mereka, yang kemudian dituangkan dalam paper yang dapat digunakan untuk kompetisi atau publikasi.
Dalam ajang YISF yang dilaksanakan pada Februari ini, mahasiswa Unisma meraih medali di berbagai kategori. Di antaranya, tim yang dipimpin oleh Lulu Afifah Hanif (FAPERTA) berhasil meraih Bronze Medal dalam kategori Life Science melalui paper berjudul Bliss Cookies: Potential of Mocaf Flour and Mung Bean Microgreen as a Nutritional Intervention for Stunting Prevention. Tim ini terdiri dari mahasiswa dari berbagai fakultas, termasuk Muhammad Rizqi Fadilah (FH), Moch. Fikri Romadhoni (FAPET), Heni Sri Enda Setyorini (FMIPA), Adinda Dinkan Arlina (FIA), dan Umrotus Sholehah (FIA).
Sementara itu, tim lainnya yang diketuai oleh Nazaretha Dimitri (FAPET) meraih Silver Medal di kategori Environmental Science dengan karya berjudul The Future of Plastic Asphalt: Transforming Plastic Waste into Durable Infrastructure in Malang City. Anggota tim ini antara lain Nabiilah Rifda Harmono Putri (FMIPA), Thoifatus Syarivah (FMIPA), Melani Syafa Atul Aulia (FAPERTA), Eka Yuliana Saputri (FEB), dan Indra Kurniawan (FEB).
Tidak hanya itu, tim yang dipimpin oleh Surya Aditya (FEB) juga berhasil membawa pulang Silver Medal dalam kategori Social Science. Anggota tim ini yakni Rida Mita Sari (Fakultas Pertanian), Rizky Yuliana Prasetyo Putri (Fakultas Teknik), Sa'diyatul Abadiyah (FKI), Faizzatul Maulidiyah (FKIP), dan Ima Imsiatul Nadhifah (FKIP).
Sementara itu, tim lainnya yang dipimpin oleh Zaenal Abidin (FT) meraih Silver Medal di kategori Innovation Science dengan judul paper Application of IOT Smartwatch-Based Radiation Detector for Health Risk Assessment. Dengan anggota tim Chantika Nandha Exha Zhal Zhabilla (FIA), Iswatul Hasanah (FIA), Vina Aula Septia (FIA), Vivi Anggraini (FIA), Hanifan Bahrun Al Mahdi (FT).
Keberhasilan ini menunjukkan keseriusan Unisma dalam mengembangkan potensi mahasiswa, baik dari sisi intelektual maupun bakat dan minat. "Kami terus memberikan dukungan selama latihan hingga pasca lomba, serta menyediakan fasilitas yang dibutuhkan oleh mahasiswa untuk mencapai prestasi terbaik," tambah Prof Junaidi.
Selain itu, Unisma juga mencatatkan kemenangan di ajang lain, yaitu Inspire X Summit Fest yang diselenggarakan oleh Universitas Pendidikan Indonesia. Tim yang diketuai oleh Jidan Ibrahim (FK) meraih Juara 1 dalam kategori essay nasional dan meraih Gold Medal di kategori pendidikan. Mereka juga berhasil meraih predikat Best Team Essay dalam ajang tersebut.
Kesuksesan ini tak lepas dari pembinaan yang dilakukan secara intensif oleh Unisma. Proses pendaftaran UKM dibuka empat kali setahun, dengan berbagai pelatihan dasar dan pembinaan untuk mempersiapkan mahasiswa dalam menghadapi kompetisi. "Kami fokus pada pengembangan riset dan publikasi ilmiah, agar mahasiswa tidak hanya berkompetisi tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia akademik," tambahnya.
Keberhasilan Unisma ini menambah deretan prestasi yang telah diraih oleh mahasiswa, serta menunjukkan komitmen kampus dalam menghasilkan lulusan yang unggul di berbagai bidang. (Dur)
Editor : Indra Andi