Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kamus Malangan: Kelir

Bayu Mulya Putra • Sabtu, 22 Februari 2025 | 18:25 WIB
ILUSTRASI: FARIZA REMENT/ RADAR MALANG
ILUSTRASI: FARIZA REMENT/ RADAR MALANG

MUNGKIN banyak yang mengira bahwa istilah ini berasal dari Bahasa Jawa.

Namun, faktanya bukan.

Kelir, atau dalam Bahasa Indonesia artinya warna, berasal dari serapan Bahasa Belanda.

Kata dasarnya yakni kleur.

Memiliki makna yang sama dengan kelir, merujuk pada makna warna.

Cara pengucapan kleur sama dengan susunan hurufnya, yaitu dibaca kleur.

Berbeda dengan lidah orang Jawa, istilah itu berubah menjadi kelir.

”Benar kelir merupakan serapan dari Bahasa Belanda kleur. Ada penyisipan huruf e di tengah, dan pergeseran bunyi dari kleur menjadi kelir,” jelas Pengamat Bahasa dari Universitas Negeri Malang (UM) Nurenzia Sidharta.

Dia lantas mencontohkan penggunaan warna kelir dalam Bahasa Belanda.

Seperti Witte kleur, neutrale kleur, warme kleur.

Yang berarti warna putih, warna netral, warna hangat.

Sedangkan contoh kalimat dalam Bahasa Jawa seperti gambar iki enak e dikelir opo yo.

Yang berarti, gambar ini enaknya diwarnai apa ya. (adk/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#kamus malangan #bahasa jawa #pendidikan #Kelir