Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

SPMB Jalur Domisili Dimulai, Dokumen Ini yang Bisa Jadi Patokan Dinas Pendidikan

Aditya Novrian • Kamis, 6 Maret 2025 | 16:22 WIB
ILUSTRASI - Jalur domisili dalam SPMB sudah dimulai dan siswa sudah mulai mengukur jarak rumah dari sekolahnya.
ILUSTRASI - Jalur domisili dalam SPMB sudah dimulai dan siswa sudah mulai mengukur jarak rumah dari sekolahnya.

 

 

SURABAYA – Jalur domisili dalam seleksi penerimaan siswa baru (SPMB) diincar banyak siswa. Termasuk Arrefa Khalisa, seorang siswa SMP negeri yang ingin masuk ke salah satu SMA negeri di jalan Wijaya Kusuma. Dia yakin bisa masuk SMA kompleks karena jarak rumahnya di Tambak Dukuh itu kurang dari 1 km dengan sekolah incarannya itu. Refa, sapaannya, tengah menunggu kepastian persentase jalur domisili dan aturan teknisnya. ”Memang sudah pengen jalur jarak (domisili, Red), karena dekat,” ucap dia. Tapi, dia juga mengantisipasi karena bisa jadi sainganya banyak. Terutama lulusan SMP yang beralamat di Ambengan.

Refa sendiri mengaku tak pernah pindah alamat domisili. Dia juga mendengar adanya fenomena warga yang pindah dokumen kependudukan hanya untuk mendaftar di jalur domisili. Dia berharap warga asli tetap bisa mendapatkan akses pendidikan sesuai aturan.

Di tempat lain, Sekretaris Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Putri Aisyah Mahanani menjelaskan dalam pelaksanaan jalur domisili pihaknya bekerjasama dengan Dispendukcapil. Jalur domisili akan berpatokan dari dokumen kartu keluarga (KK). Bakal ada ketentuan lebih lanjut untuk mengantisipasi kecurangan. Berkaca dari tahun lalu, ketentuan KK yang digunakan jalur domisili mimimal telah berpindah satu tahun. ”Awal April targetnya aturan teknis sudah di-share. Kami juga belum sosialisasi ke sekolah. Hanya kami sudah mulai mengenalkan SPMB bukan PPDB lagi ke masyarakat,” ungkapnya. (dya/ata/jun/adn)

Editor : A. Nugroho
#Surabaya #jalur domisili #SPMB #penerimaan #siswa #ppdb #Aturan #Dinas Pendidikan #Kartu Keluarga