MALANG KOTA – Gema Ramadan 1446 H jadi ajang sekolah untuk salurkan bakat siswa di bidang Alquran. Digelar pada 21-23 Maret 2025, kegiatan ini merupakan kali kedua kerja sama antara Jawa Pos Radar Malang dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang.
Sampai dengan Kamis kemarin (6/3) dari 375 SD negeri dan swasta di Kota Malang, ada 40 sekolah yang mendaftarkan siswanya untuk mengikuti kegiatan ini. Di antaranya berasal dari Kecamatan Kedungkandang: SDN Lesanpuro 4, SDN Madyopuro 1, SDN Madyopuro 2, SDN Sawojajar 6, SDN Arjowinangun 2, SDN Bumiayu 1, SDN Buring, SDN Cemorokandang 2, serta SDI Sabilil Muhtadiin. Juga SDI Khoirul Ummah dan SDI Al Azhar 56 Malang.
Untuk Kecamatan Sukun ada SDN Sukun 2, SDN Sukun 3, SDS Islamic Global School, SD Islam Al Hikmah, SD Plus Qurrota A'yun, SDN Kebonsari 1, dan SDN Tanjungrejo 3.
Sementara yang berasal Kecamatan Lowokwaru meliputi SDN Tlogomas 1, SDN Tlogomas 2, SDN Percobaan 1, SDN Dinoyo 1, SDN Lowokwaru 1, SD Insan Amanah Malang, SD Muhammadiyah 4, dan SD Laboratorium UM.
Lalu untuk Kecamatan Blimbing ada SDN Polehan 2, SDN Purwantoro 2, SD Islam Sabilillah, SDQ Alaa Nuriyah, serta SD Unggulan Al-Ya’lu. Terakhir di Kecamatan Klojen ada SDN Kauman 2 dan SD Islam Aswaja.
Untuk lembaga di bawah naungan Kemenag Kota Malang, yang sudah mendaftarkan siswanya adalah MIN 1 Malang, MIN 2 Malang, MI Attaraqie, MI Nurul Huda 1 Malang, MI Tahfidz Al-Asyhar, MI Khadijah, MI Al Azhar dan MI Nurul Ulum.
Salah satu sekolah yang rutin ikut Gema Ramadan setiap tahunnya adalah SD Insan Amanah. Kepala SD Insan Amanah Malang Dr Suhardini Nurhayati SPd MPd mengatakan sekolahnya rutin mengirimkan peserta karena ia yakin bahwa di ajang ini kemampuan siswa akan diuji. “Ajang ini bisa mengasah hasil belajar siswa di sekolah. Selain itu, dengan kegiatan ini diharapkan siswa kami bisa mengisi rutinitas Ramadan dengan makin mencintai Alquran,” ujar (bes)
Editor : A. Nugroho