Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kamus Malangan: Dlondong

Bayu Mulya Putra • Minggu, 30 Maret 2025 | 07:32 WIB
Photo
Photo

ISTILAH ini merujuk kepada anak laki-laki.

Belum diketahui secara pasti asal muasalnya.

”Besar kemungkinan itu berasal dari Bahasa Jawa Kuno. Merujuk ke pada bentuk alat kelaminnya seperti tabung kecil,” kata Dosen Sejarah Universitas Negeri Malang (UM) Dwi Cahyono.

Istilah tersebut sempat disarikan dari sebuah peribahasa, yang berbunyi weruh bokong lali dlondong.

Maknanya yakni kenal perempuan lain, lupa terhadap anaknya.

Istilah dlondong tidak hanya khas di Malang Raya.

Photo
Photo

Merujuk pada asal mula kata tersebut, Dwi memperkirakan bahwa kata dlondong lebih mengarah ke kosakata khas wilayah Jawa Mataraman.

Dwi menggarisbawahi, kata dlondong sering diucapkan dengan nada kesal.

”Sering jadi umpatan ditambah nama orang di belakangnya. Misalnya umpatan oooo dlondonge Sodik iki,” kata dia.

Dari contoh itu, ada kesan kasar dalam penggunaan kosakata dlondong.

Kini, tak banyak yang menggunakan kata tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Baik di Malang Raya, maupun wilayah asalnya di Mataraman. (biy/by)

Editor : A. Nugroho
#Kata Unik #kamus malangan #lingua #bahasa Jawa kuno