PRESTASI gemilang kembali ditorehkan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kampus Putih sukses menempati peringkat pertama kampus swasta di Indonesia bidang research yang dikeluarkan oleh SCImago Institutions Rankings (SIR) tahun ini. SIR merupakan lembaga pemeringkatan perguruan tinggi di dunia.
Hal itu menjadi bukti bahwa UMM merupakan kampus dengan riset yang bagus. Baik dari sisi kualitas maupun kuantitas.
”Ini juga menjadi bentuk nyata bahwa kami memiliki komitmen yang sangat tinggi dalam meningkatkan kualitas tata kelola penelitian yang berdampak luas terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” kata Wakil Rektor IV Bidang Riset, Pengabdian, dan Kerja Sama UMM Muhamad Salis Yuniardi MPsi PhD.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa paling tidak ada 11 indikator yang menjadi landasan penilaian SIR. Salah satunya jumlah publikasi ilmiah pada jurnal terindeks Scopus. Selama ini UMM sudah mendorong sivitas akademikanya untuk menghasilkan riset yang terbaik di masing-masing bidang.
Bahkan juga menyediakan program-program yang bisa membantu dan meningkatkan jumlah maupun kualitas penelitian yang ada. Selain itu, indikator lain yang tidak kalah menarik adalah jumlah artikel yang terbit pada jurnal internasional bereputasi kualitas tinggi (Q1) dan jumlah sitasi artikel pada jurnal internasional bereputasi.
Hal itu menggambarkan bahwa kualitas penelitian UMM sangat baik. Banyak pihak yang mengambil dan mengutip sitasi dan penelitian-penelitian yang dilakukan dosen-dosen UMM.
”Begitupun dengan indikator kolaborasi internasional. UMM sudah banyak sekali melakukan kolaborasi dengan banyak pihak. Tidak hanya terbatas pada universitas-universitas internasional, tapi juga dengan institusi-institusi lain,” ujar Salis.
Institusi yang kerap diajak kolaborasi seperti pemerintahan, perusahaan, NGO, Startup dan lainnya. Mulai dari institusi yang ada di Asia, Eropa, Amerika, Afrika, dan lain sebagainya.
Indikator lain yang juga menjadi penilaian di antaranya normalized impact, excellence with leadership, not own journals output, own journals, high quality publications, excellence, scientific leadership, open access, scientific talent pool, dan lainnya. UMM berhasil memenuhi indikator itu dengan baik dan akhirnya mampu menduduki peringkat pertama kampus swasta di bidang research.
Terkait hasil positif itu, Rektor UMM Prof Nazaruddin Malik MSi mengapresiasi berbagai upaya yang dilakukan sivitas akademika Kampus Putih dalam meneliti dan menghasilkan penelitian mumpuni dan berkualitas. Rekognisi tersebut merupakan buah yang dituai oleh UMM yang selama ini memang salah satunya berfokus pada penelitian.
Meski begitu, menurutnya, penelitian yang bagus juga harus mampu memberikan manfaat pada masyarakat luas. Bukan penelitian yang hanya berhenti dalam tulisan dan menjadi bacaan semata, tapi benar-benar bisa dirasakan oleh manusia untuk memajukan peradaban. (*/adn)
Editor : A. Nugroho