Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Simak Cerita Seru Hari Kedua dari Peserta UTBK 2025 di Universitas Negeri Malang

Aditya Novrian • Kamis, 24 April 2025 | 20:55 WIB

Segerombolan peserta SNBT 2025 hari kedua di Universitas Negeri Malang keluar dari Perpustakaan, salah satu ruang ujian SNBT. ((RAISYA SEKAR FOR RADAR MALANG))
Segerombolan peserta SNBT 2025 hari kedua di Universitas Negeri Malang keluar dari Perpustakaan, salah satu ruang ujian SNBT. ((RAISYA SEKAR FOR RADAR MALANG))

MALANG KOTA – Universitas Negeri Malang, menjadi salah satu kampus yang digunakan sebagai tempat pelaksanaan Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) jalur SNBT yang dulu dikenal sebagai SBMPTN. 

Bertepatan hari ke 2 (24/4) pelaksanaan ujian kampus UM dipadati peserta ujian yang sedang menunggu sesi atau yang telah selesai mengerjakan. 

Kegiatan UTBK ini berlangsung selama 10 hari, mulai dari tanggal 23 April – 3 Mei 2025 yang setiap harinya dilaksanakan sebanyak 2 sesi. 

Sesi 1 ujian mulai dari jam 06.45 – 10.30 WIB.

Baca Juga: Jangan Sampai Didiskualifikasi! Pahami Aturan Berpakaian UTBK SNBT 2025

Sementara sesi 2 ujian mulai dari jam 12.30 – 16.15 WIB. 

Pada pukul 05.00 WIB sudah terdapat beberapa peserta yang sudah datang di lokasi.

“Saya sampai UM itu sekitar jam 04.45 an,” ucap Ela, siswa lulusan SMK Brantas.

Kebanyakan peserta ujian berasal dari luar Kota Malang, seperti Kediri, Jember, hingga Ponorogo.  

Sebelum ujian, peserta diminta untuk menyiapkan beberapa hal.

Baca Juga: 34 Ribu Pelajar Bakal Jalani UTBK di Dua Kampus, UB dan UM

Seperti dokumen-dokumen (kartu ujian, kartu tanda pengenal, dan kartu keterangan kelas 12), tidak membawa barang terlarang, dan datang sebelum ujian dilaksanakan.

Selain itu, peserta diwajibkan berpenampilan rapi dengan menggunakan baju berkerah dan memakai sepatu.

Peserta juga disarankan agar memastikan gedung agar tidak salah.

Beberapa peserta ujian membagikan apa yang mereka rasakan selama melaksanakan ujian.

“Pastinya deg-deg an kak. Terus juga kayak keringet dingin,” ujar Yunita, salah satu peserta SNBT asal Ponorogo.

“Selama persiapan atau menjalankan bimbel saya merasa bahwa PKPM (Penalaran Kuantiatif dan Penalaran Matematika) akan gampang. Tetapi waktu ujian langsung saya merasa ngeblank,” tambah Regyta, peserta SNBT asal Kota Batu.

Ada juga yang merasa biasa saja dan siap mental.

Baca Juga: Angka Ketidakhadiran UTBK di UB dan UM Tetap 5 Persen

“Biasa aja, gak gimana-gimana,” kata Rama, siswa kelas 12 SMAN 10 Kota Malang itu.

Kebanyakan dari mereka merasa deg-deg an dan overthinking dengan soal yang mereka hadapi.

Menariknya, salah satu peserta juga membagikan perasaannya bahwa selama mengerjakan ujian lebih merasa kelaparan.

Selain membagikan perasaannya, mereka juga menceritakan soal yang menurut mereka tidak jelas.

Baca Juga: Pantauan Langsung UTBK 2025 di UB: Lalu Lintas, Jadwal, hingga Suasana Kampus

“Di Literasi Bahasa Indonesia itu kak ada soal tentang kimia dan fisika, kan gak masuk akal ya,” ucap mereka.

Menemui soal seperti itu, cara mereka dalam memilih jawaban bervariasi.

Ada yang nembak jawaban, ada yang mikir, ada yang main feeling.

Setelah ujian selesai, kebanyakan dari mereka merasa lega.

Beban seperti lepas.

Tapi masih ada yang memikirkan tentang hasil yang akan ia dapat kedepannya.

Diharapkan teman-teman yang sedang ujian SNBT mendapatkan hasil yang terbaik baik sesuai harapan yang diinginkan. 

Dengan dilaksanakannya seleksi ujian masuk perguruan tinggi ini membuat peserta lebih giat 

dalam belajar. (tiwi/rsy)

Editor : Aditya Novrian
#tes masuk perguruan tinggi #Universitas Negeri Malang #utbk 2025