KOTA MALANG — SD Muhammadiyah 4 Kota Malang kembali menegaskan posisinya sebagai sekolah unggulan dengan menerima kunjungan studi banding dari SD Muhammadiyah 18 Surabaya. Sebanyak 15 staf dan pengajar, bersama jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mulyorejo Surabaya, hadir langsung ke sekolah yang berada di tengah permukiman padat penduduk tersebut.
Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk ketertarikan terhadap berbagai prestasi gemilang yang telah diraih oleh SD Muhammadiyah 4 Kota Malang. Di antaranya adalah akreditasi A dengan nilai tertinggi se-Kota Malang untuk sekolah maupun perpustakaannya, keterlibatan aktif dalam Program Sekolah Penggerak dan Adiwiyata Nasional, serta pencapaian terbaru sebagai Sekolah Unggul Utama Muhammadiyah.
Prestasi-prestasi tersebut dicapai dengan tetap mempertahankan jumlah siswa yang stabil dan tinggi, yakni sebanyak 640 siswa. Bahkan untuk tahun ajaran mendatang, pendaftaran siswa baru sudah dinyatakan penuh.
Kepala SD Muhammadiyah 4 Kota Malang, Hana Ayudah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunci keberhasilan sekolah adalah manajemen yang berkemajuan dan agile. "Sekolah tidak bisa jalan sendiri. Kami menggandeng orang tua sebagai partner utama untuk kemajuan bersama," ujarnya.
Lebih lanjut, Hana juga menekankan pentingnya penguasaan teknologi bagi seluruh warga sekolah. "Guru tidak boleh takut pada kemajuan teknologi, meski sering dianggap mengancam pekerjaan maupun konsentrasi siswa. Justru kita harus jadi pengguna teknologi yang unggul, minimal di atas rata-rata, agar bisa mengarahkan dengan bijak," tambahnya.
Suasana kunjungan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para tamu diajak berkeliling sekolah, berdiskusi langsung dengan tim manajemen, serta berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan sekolah Muhammadiyah di dua kota besar ini.
Editor : A. Nugroho