Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Mahasiswa UM Lulus Tanpa Skripsi Lewat Rekognisi Artikel Ilmiah yang Terbit di Jurnal Internasional

A. Nugroho • Rabu, 7 Mei 2025 | 22:30 WIB
MAHASISWA UM: Hafif Ahmad Abdul  Aziz bersama dosen pembimbing.
MAHASISWA UM: Hafif Ahmad Abdul Aziz bersama dosen pembimbing.

RADAR MALANG - Berbagai akademik mengharuskan mahasiswa menyusun skripsi sebagai syarat kelulusan.

Namun, Hafif Ahmad Abdul Aziz, mahasiswa jurusan teknik sipil Universitas Negeri Malang (UM), memilih jalur yang berbeda.

Alih-alih menyusun skripsi yang panjang dan kompleks, Dia berhasil menyelesaikan studinya melalui rekognisi artikel ilmiah yang terindeks nasional dan internasional.

Keputusan ini bukan sekadar alternatif yang dipilih, tetapi karena memberikan peluang lebih besar bagi rekam jejak akademiknya melalui publikasi. 

Hafif menyadari bahwa dibandingkan menyusun skripsi berlembar-lembar, menulis artikel ilmiah lebih efisien dalam hal isi, pembahasan, hingga waktu pengerjaan.

Universitas Negeri Malang sendiri telah menetapkan aturan yang jelas mengenai rekognisi artikel sebagai alternatif skripsi.

Kesempatan ini tidak hanya diambil, tetapi dimanfaatkan secara maksimal dengan menargetkan publikasi di jurnal terindeks minimal Sinta 3.

Artikel ilmiahnya berhasil terbit di jurnal nasional terakreditasi SINTA 2 serta jurnal internasional yang terindeks DOAJ dan EBSCO. 

Keberhasilan Hafif tidak diraih sendirian. Dia berkolaborasi dengan Universiti Malaysia Terengganu (UMT), sebuah kerja sama akademik yang terjalin melalui dosen pembimbingnya.

Kolaborasi lintas negara ini semakin memperkuat nilai ilmiah dari artikel yang Dia hasilkan.

Selain itu, risetnya mendapat dukungan pendanaan dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) tahun 2024 serta melibatkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Dengan adanya pendanaan dan dukungan institusi, penelitian yang Dia lakukan tidak hanya memenuhi syarat kelulusan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi dunia akademik.

Topik yang diangkat Hafif sendiri bukanlah topik biasa.

Hafif mengangkat topik LCA (Life Cycle Assesment), topik yang masih baru bagi mahasiswa S1. 

Sebagai topik yang masih baru bagi mahasiswa S1, LCA menuntut usaha keras dalam memahami konsep dan analisisnya.

Namun, Hafif membuktikan bahwa dengan ketekunan dan komitmen, ia mampu menguasai bidang ini hingga hasil penelitiannya berhasil diterbitkan di jurnal akademik.

Anie Yulistyorini, S.T., M.Sc., Ph.D., selaku dosen pembimbing dan Ketua Departemen Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Negeri Malang, mengapresiasi pencapaian ini.

"Topik LCA merupakan hal baru bagi mahasiswa S1 sehingga perlu usaha keras untuk belajar dan memahami makna dan analisisnya. Hafif dapat mempelajarinya dengan baik dan hasil dapat dipublikasikan di jurnal," ujar dosen pembimbingnya. 

Anie Yulistyorini juga melihat riset yang dilakukan Hafif sebagai langkah maju dalam pengembangan riset yang berorientasi pada keberlanjutan.

"Mahasiswa dapat belajar untuk menganalisa life cycle assessment dari kegiatan riset terkait dengan sustainability," ujarnya mengenai harapan dari adanya riset dan publikasi yang dilakukan Hafif. 

Lebih jauh, penelitian ini tidak hanya berhenti di tingkat sarjana. 

Dengan dasar yang telah dibangun, kajian tentang LCA berpotensi untuk dikembangakn ke tingkat lebih lanjut, bahkan menjadi topik tesis S2 yang lebih kompleks dan mendalam.  (sai)

Editor : A. Nugroho
#skripsi #Internasional #terindeks Sinta #Artikel Ilmiah #Kolaborasi Internasional #Tanpa Skripsi