Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Operasional Sekolah Rakyat Butuh 50 Personel Untuk Jenjang SD dan SMP

Bayu Mulya Putra • Selasa, 3 Juni 2025 | 20:42 WIB
KEBUT PERSIAPAN: Renovasi di gedung Poltekom, di Jalan Tlogowaru Nomor 3, Kecamatan Kedungkandang masih berjalan hingga kemarin (2/6).
KEBUT PERSIAPAN: Renovasi di gedung Poltekom, di Jalan Tlogowaru Nomor 3, Kecamatan Kedungkandang masih berjalan hingga kemarin (2/6).

MALANG KOTA – Operasional Sekolah Rakyat terus dimatangkan. Salah satunya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) seperti kepala sekolah, guru, satpam, pegawai tata usaha, operator, hingga ketua asrama.

Untuk jenjang pendidikan SD dan SMP, ada 50 SDM yang dibutuhkan. Pemkot Malang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang sudah mengajukannya ke pemerintah pusat. Puluhan SDM yang diajukan itu untuk kebutuhan guru SD sebanyak 10 orang dan guru SMP sebanyak 10 orang Sisanya adalah tenaga pendukung.

Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana mengatakan, khusus kebutuhan guru, pihaknya mengajukan yang lolos Pendidikan Profesi Guru (PPG).

”Sebab kalau mengajukan guru yang sudah pegawai negeri, kami sendiri juga kekurangan,” ungkapnya.

Kendati sudah mengajukan 50 nama ke pemerintah pusat, nanti tetap ada seleksi dan uji kompetensi. Sesuai dengan kebutuhan pemerintah pusat.

”Selain itu,saya juga sudah me ngajukan satu nama untuk menjadi kepala sekolah untuk jenjang SD sampai SMP,” imbuh pejabat eselon II B Pemkot Malang tersebut.

Selain kebutuhan SDM jenjang pendidikan dasar, pemerintah kini juga sedang melakukan proses seleksi untuk kepala sekolah jenjang SMA. Proses seleksi itu dilakukan Kementerian Sosial melalui akun Platform Merdeka Mengajar (PMM) masing-masing guru.

”Informasi yang terakhir saya dapat ada enam guru SMA yang mengikuti seleksi kepala sekolah. Sampai sekarang Seleksin ya masih berlangsung,” sebut Kasi SMA dan PKPLK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Kota Malang-Kota Batu Muhammad Asrofi.

Seleksi tersebut berlangsung sejak awal Mei lalu. Di tempat lain, Ahmad Sulton salah satu guru yang lolos untuk menjalanitahapan seleksi kepalasekolah u ntuk jenjang SMA Mengaku  masih menunggu pengumuman. Proses seleksi terakhir berlangsung dua pekan yang lalu. Dalam seleksi itu, enam kandidat kepala sekolah mengikuti seleksi wawancara.

”Nanti, hanya dua nama saja yang dipilih,” kata Sulton.

Kendati demikian, dia belum menerima kabar lagi mengenai waktu pengumuman dan penempatan sekolah rakyat. (mel/by)

Editor : A. Nugroho
#cabdindik #Sekolah Rakyat #sdm #disdikbud