MALANG KOTA – Penjurian East Java Innovation Education Summit (EJIES) 2025 masuk tahap akhir. Daftar 10 besar untuk masing-masing kategori di Kabupaten Malang serta Kota Malang dan Batu sudah ditentukan.
Even EJIES ini merupakan hasil kerja sama Jawa Pos, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya dengan melibatkan Jawa Pos Radar untuk penilaian di wilayah cabang dinas masing-masing.
Para juri telah menuntaskan seluruh tahapan seleksi dan menetapkan 10 karya terbaik di masing-masing Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten atau Kota se-Jawa Timur.
Pengumuman untuk 10 karya terbaik di Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) wilayah Kota Malang-Kota Batu dan wilayah Kabupaten Malang sudah terbit di koran Jawa Pos Radar Malang edisi Senin (16/6).
Dalam EJIES ini, seluruh peserta tidak hanya membuat karya, namun juga membawa semangat perubahan untuk siswa, sekolah, dan masa depan pendidikan di Jawa Timur.
“Tidak mudah menentukan 10 inovasi terbaik dari 441 karya se-Malang Raya. Karena hampir semua karya berbobot dan memberikan dampat yang luar biasa utnuk sekitar,” jelas salah satu tim penilai dari Kepala Sub Direktorat Humas dan Kerja Sama UM Dr Rully Aprilia Zandra SPd MPd MSn.
Sepuluh karya terbaik di tingkat Malang Raya, sudah diserahkan ke panitia provinsi untuk mengikuti seleksi tahap lanjutan.
Info lebih lanjut terkait pelaksanaan EJIES 2025 bisa langsung kunjungi website ejies.gtkjatim.id.
Manager Pemasaran Jawa Pos Radar Malang Ardi Pratama berterima kasih atas partisipasi sekolah untuk mensukseskan acara EJIES 2025.
“Semoga perwakilan Malang Raya ada yang menjadi juara diajang bergengsi tingkat Jawa Timur ini,” tutupnya. (bes)
Editor : A. Nugroho