MALANG KABUPATEN - Jawa Pos Radar Malang bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Malang menggelar Diklat Jurnalistik untuk Guru SMP/MTs perdana tanggal 24 Juni nanti.
Tujuan dari kegiatan ini adalah mengedukasi seluruh guru SMP/MTs di Kabupaten Malang agar bisa membuat berita secara mandiri. Hal ini untuk menangkal berita hoaks dan membuat berita positif tentang sekolah masing-masing.
Mengacu pada Permendikbud Nomor 21 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti dengan Gerakan Literasi Sekolah 'Bahasa Penumbuh Budi Pekerti', Jawa Pos Radar Malang berharap pembiasaan literasi di sekolah bisa hidup kembali dan guru bisa menjadi contoh positif untuk membuat karya tulis bentuk berita.
Ada tiga sekolah swasta yang sudah mendaftarkan gurunya sampai dengan Senin (16/6).
Di antaranya, SMP Islam Darusaadah Poncokusumo, SMP NU Taufiqiyah dan SMP Islam 02 Pujon. Bahkan, ada salah satu MTs Negeri di Kabupaten Malang yang mendaftrakan 5 gurunya untuk ikut serta dalam diklat perdana di Kabupaten Malang ini.
“Agar media sosial kami bisa lebih bervariatif dan guru bisa upgrade skill menulis berita. Saya mendorong para guru untuk bisa ikut acara ini,” jelas Kepala MTsN 3 Lawang Dra. Hj. Warsi, M.Pd.
Hanya dengan kontribusi sebesar Rp 350 ribu, peserta akan mendapatkan fasilitas yang sangat lengkap. Mulai dari sertifikat 32 JP, konsumsi makan dan snack, serta buku notes.
Yang istimewa, seluruh karya tulis peserta akan dipublikasikan di website Jawa Pos Radar Malang.
Untuk peserta yang belum mendaftar bisa langsung mengisi link pendaftaran berikut : https://bit.ly/DiklatSMPKab .
Info lebih lanjut silakan menghubungi Arvin di nomor 0895-3961-42889. (bes)
Editor : A. Nugroho