MAlANG - SMA Negeri 1 Sumberpucung melaksanakan gelar karya Progam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertema Rekayasa Teknologi. Kegiatan ini berlangsung sangat meriah pada Senin, 27 Mei 2025.
Kegiatan P5 diikuti oleh seluruh siswa XI SMA Negeri 1 Sumberpucung yang berjumlah 415 siswa. Topik yang diangkat adalah Menarakarya (Mengembangkan Wawasan dan Keterampilan Rekayasa Teknologi yang Tepat Guna).
Gelar karya P5 yang diselenggarakan di Graha Smaloka ini dibuka Kepala SMA Negeri 1 Sumberpucung Sri Endang Hidajati. M.Pd. Pada kegiatan gelar karya ini, setiap kelas menampilkan produk yang sudah dibuat dan mempresentasikannya di depan para juri. Produk yang dihasilkan berupa alat yang solutif dan relevan dengan keadaan sekitar.
“Adanya kegiatan P5 Rekayasa Teknologi tentu banyak keuntungan yang kita dapatkan. Terutama cara pembuatan karya tulis ilmiah, poster, perencanaan produk, penelitian dan implementasi produk,” ujar Sri Endang Hidajati
Sebelum kegiatan gelar karya berakhir, diumumkan 6 nominasi. Nominasi pertama adalah juara 1 IOT yang dimenangkan oleh kelas XI-5 dengan alat pemilah sampah otomatis. Nominasi kedua adalah Juara 1 bidang Bioteknologi yang dimenangkan oleh kelas XI-11 tentang eco-enzim yang dapat digunakan untuk menyelamatkan ikan dari limbah deterjen.
Nominasi ketiga juara 1 bidang lingkungan yakni kelas XI-11 dengan alat pembersih dari botol bekas. Sementara nominasi ketiga adalah inovasi terbaik oleh kelas XI-9. Juga nominasi keempat Best Presntasion yang dimenangkan oleh kelas X1-1. Serta terakhir Best Poster yang dimenangkan oleh kelas XI-7.
Dengan adanya kegiatan ini yang mulanya siswa tidak mengetahui terkait karya tulis akhirnya menjadi tahu dan lebih tertarik mengikuti kegiatan-kegiatan berbasis sains dan teknologi.
“Kita jadi terbuka bahwa membuat alat berbasis ilmiah dan berteknologi itu tidak semengerikan itu,” ujar salah satu siswa kelas XI-1 Rania Fairuz Salasabilla.
Ketua Koordinator P5 Nailul Falah, S.Si mengatakan melalui kegiatan Gelar Karya P5 Rekayasa Teknologi, para siswa juga dapat menumbuhkan karakter gotong royong, kreatif, dan mandiri.
“Manfaat yang didapatkan dari kegiatan P5 Rekasaya Teknologi antara lain adalah pengetahuan tentang teknologi ramah lingkungan, keterampilan desain dan pengetahuan teknologi, kemampuan bekerja sama dan berpikir kritis,” ujarnya.
Tak hanya itu, siswa juga mampu menganalisis masalah lingkungan dan menciptakan solusi yang efektif. “Dengan demikian, siswa dapat menjadi agen perubahan yang peduli lingkungan dan memiliki ketrampilan teknologi yang relevan untuk masa depan,” pungkas Nailul.
Artikel Ini Ditulis oleh Wahyuyun Ndari Utaminingsih S. Pd dari SMAN 1 Sumberpucung
Editor : A. Nugroho