Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

SDN Kendalpayak Rusak Sejak 2018, Perbaikan Baru Direalisasi Bertahap Lewat PAK

A. Nugroho • Kamis, 3 Juli 2025 | 15:55 WIB
TAK BISA DIGUNAKAN: Kepala SDN Kendalpayak Lilis Supriyanti (dua dari kiri) mendampingi Bupati Malang H M. Sanusi (tiga dari kiri) dan jajaran Perangkat Daerah Kabupaten Malang meninjau aula SDN Kenda
TAK BISA DIGUNAKAN: Kepala SDN Kendalpayak Lilis Supriyanti (dua dari kiri) mendampingi Bupati Malang H M. Sanusi (tiga dari kiri) dan jajaran Perangkat Daerah Kabupaten Malang meninjau aula SDN Kenda

KABUPATEN - Masih banyak bangunan SD yang rusak di Kabupaten Malang. Dari 206 SD yang rusak, 33 di antaranya mendapat perbaikan tahun ini. Namun, ada satu SD negeri rusak yang belum mendapatkan jatah perbaikan, yakni SDN Kendalpayak.

Rencananya, perbaikan satu-satunya SD negeri di Desa Kendalpayak itu akan dilaksanakan secara bertahap melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK). Janji itu diungkapkan Bupati Malang H M. Sanusi saat meninjau kegiatan belajar mengajar di SDN Kendalpayak kemarin (2/7).

“Ruangan yang rusak segera kami benahi. Mulai satu ruangan ini (aula) dan yang lainnya tahun depan. Kami perbaiki secara bertahap,” ucapnya kemarin. Dia juga menilai kegiatan di sekolah tersebut berjalan dengan baik, seperti program Sekolah Plus Ngaji (SPN). Siswasiswinya pun bisa dibilang unggul, dengan sebagian besar siswa memiliki nilai akademik rata-rata 90.

Berdasar pengamatan Jawa Pos Radar Kanjuruhan, aula dengan luas 15x7 meter itu mengalami banyak kerusakan di bagian atap. Di bagian depan ada enam kotak plafon yang ambles. Di bagian tengah juga ada beberapa plafon dengan kondisi yang sama.

“Ini (aula) akan segera direhab. Mudah-mudahan bisa melalui PAK,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Malang Suwadji. Dia memperkirakan rehabilitasi aula itu membutuhkan Rp 200 juta. Sedangkan, untuk ruang kelas lainnya, jika ditotal membutuhkan Rp 200 juta. Sehingga jumlah dana yang dibutuhkan untuk seluruh perbaikan mencapai Rp 400 juta.

Namun, perbaikan ruang kelas diupayakan baru terlaksana tahun depan. Sementara itu, Kepala SDN Kendalpayak Lilis Supriyanti kerusakan terjadi di aula dan empat ruang kelas. Menurutnya, ruang kelas yang rusak akan bocor ketika hujan deras. Kerusakan terparah ada di Ruang aula. Genteng dan plafonnya rusak, sehingga pihak sekolah tidak berani memanfaatkan bangunan itu lagi.

Padahal, aula itu diperlukan untuk berbagai kegiatan ekstrakurikuler, seperti drum band, pencak silat, tari, dan sebagainya. ”Terpaksa kami menumpang di tempat lain, seperti meminjam fasilitas desa,” kata Lilis.

Kerusakan sudah mulai ada sejak 2018. Begitu menjabat sebagai kepala sekolah (kasek) di sekolah itu, Lilis langsung mengajukan perbaikan. Namun, perbaikan aula belum menjadi prioritas karena ada ruang lain yang lebih membutuhkan perbaikan karena ambruk. (yun/fat)

Editor : A. Nugroho
#kendalpayak #Disdik #Kabupaten Malang #SD #Perbaikan