GRESIK – Hari pertama ujian tes potensi akademik (TPA) Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP negeri menemui sejumlah kendala. Kemarin, pelaksanaan tes tulis yang diikuti peserta diwarnai masalah server. Imbasnya berujung pada tidak munculnya soal ujian di layar komputer.
Pelaksanaan ujian pun sempat tertunda hingga satu jam. Kendala server itu terjadi di sejumlah SMP yang menggelar TPA. Seperti di SMPN 1 Gresik, para siswa peserta ujian sesi pertama pada pukul 09.00 harus menunggu hingga server kembali normal.
Sementara itu, peserta ujian sesi kedua harus pulang terlebih dahulu karena jadwal tes diundur hingga pukul 12.00 WIB. ”Ada kendala server sedikit. Sedang diperbaiki. Tapi secara keseluruhan lancar,” ucap Kepala SMPN 1 Gresik Beri Avita Prasetya.
Situasi serupa terjadi di SMPN 2 Gresik. Para siswa harus menunggu sekitar 15 menit saat proses masuk ke dalam halaman soal. Karena itu, atas instruksi Dinas Pendidikan (Dispendik), ada tambahan waktu pengerjaan hingga 60 menit.
Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gresik, Johar Gonawan juga langsung turun ke sejumlah sekolah untuk melakukan pengecekan. ”Alhamdulillah langsung bisa diatasi. Setelah itu kami terus monitor,” ucapnya.
Dalam pelaksanaan TPA, para peserta mengerjakan soal Bahasa Indonesia, Matematika, serta Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) dengan sistem Computer Based Test (CBT). Nilai TPA menjadi penentu lolos tidaknya peserta ke sekolah tujuannya.
Kendala server dalam pelaksanaan SPMB juga dipantau oleh Wakil Ketua DPRD Gresik Lutfi Dhawam. Dia mendatangi sejumlah sekolah yang mengalami masalah tersebut, salah satunya di SMPN 1. ”Memang sudah bisa diatasi. Tapi, ini menjadi salah satu bahan evaluasi,” katanya.
Sebab, kata Dhawam, problem server error beberapa kali terjadi dalam pelaksanaan SPMB jenjang SMPN di Gresik tahun ini. ”Jangan sampai tahun depan kaya begini lagi,” imbuhnya. (son/ris/adn)
Editor : A. Nugroho