SUMBERPUCUNG - Serapan kerja di SMK Brantas Karangkates cukup tinggi. Pada tahun ajaran 2023/2024 lalu, dari 675 siswa, sekitar 86,3 persen di antaranya terserap kerja. Sedangkan sisanya 13,7 persen melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi, wirausaha, hingga ke pendidikan lainnya seperti United Tractors (UT) School. Sementara pada tahun ajaran 2024/2025, serapan kerjanya mencapai 70,73 persen. Pendataan tersebut masih terus berproses.
Kepala SMK Brantas Karangkates Mintaasih Utami menyampaikan, tahun lalu ada 13 anak yang melanjutkan ke perguruan tinggi dan 23 anak ke UT School Jakarta. “Tahun ini, mereka sudah lulus dan wisuda,” ujar Mintaasih kemarin (7/8).
Untuk memaksimalkan penyaluran kerja, dia mengatakan, terdapat berbagai program di SMK Brantas Karangkates. Salah satunya pemetaan peminatan siswa. Pihaknya akan mendata anak-anak yang ingin melanjutkan ke TNI/POLRI, bekerja di perusahaan swasta, wirausaha mandiri, hingga melanjutkan pendidikan lain. “Setelah pemetaan, kami akan memberikan pembekalan kepada anak-anak sekaligus penggalian potensi,” imbuhnya.
Misalnya pembekalan strategi supaya diterima kerja, peluang kerja, budaya kerja, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), tips dan trik mengerjakan soal-soal psikotes, hingga pelatihan pengelolaan keuangan supaya bermanfaat. Terakhir yakni pengisian tracer study.
Pembekalan tersebut sekaligus penguatan karakter siswa. Dia menyebut, selain hard skill, soft skill yang mumpuni juga dibutuhkan oleh pencari kerja. Jika kedua aspek tersebut dapat dipenuhi, peluang siswa diterima kerja akan semakin besar. “Kami memiliki mitra sebanyak 42 perusahaan. Seperti Astra, PAMA, Yamaha, dan sebagainya. Perusahaan tersebut kami untuk ke sekolah untuk rekrutmen siswa kelas XII atau inden join,” pungkasnya. (yun/dan)
Editor : A. Nugroho