Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kamus Malangan: Sibun

Bayu Mulya Putra • Minggu, 17 Agustus 2025 | 19:57 WIB

 

.
.

Istilah ini kembali menggambarkan keberagaman bahasa-bahasa pergaulan di Malang. Kata sibun berasal dari walikan kata nubis. Dalam bahasa sleng Malangan, nubis bermakna habis. Bisa juga bermakna kosong.

Kata nubis sendiri diprediksi mulai populer pada era 1970-an. Seiring berjalannya waktu, penggunaannya terus berkembang. Hingga istilah walikan-nya, yakni sibun juga populer. Para pedagang lah yang umumnya menggunakan istilah tersebut.

.
.

”Itu jadi salah satu contoh keunikan bahasa-bahasa di Malang. Istilah gaulnya sudah ada, tapi masih dibalik.” Kata Sejarawan dan Pemerhati Bahasa Malangan Restu Respati. Contoh lainnya seperti istilah idrek, yang sudah dibahas Jawa Pos Radar Malang pada edisi-edisi sebelumnya.

Istilah itu awalnya merupakan singkatan dari kerja rodi. Kerdi bermakna kerja. Istilah itu kemudian dibalik, jadilah kata idrek yang sampai sekarang banyak digunakan. Sama seperti idrek, kata sibun populer mulai tahun 1970-an sampai 1980-an. ”Sampai sekarang masih ada orang yang pakai itu,” tandas dia. (biy/by)

Editor : A. Nugroho
#kosakata #kamus malangan #pendidikan