DAU – Orientasi mahasiswa baru (maba) di Universitas Ma Chung digelar dengan cara yang berbeda. Kegiatan fokus untuk mempersiapkan maba menghadapi kehidupan perguruan tinggi. Seperti menjadi pembelajar dewasa, cara-cara belajar orang dewasa, pengembangan karakter, serta dampak sosial hasil belajar.
Dalam lingkup yang lebih luas, mereka dikenalkan dengan tridharma perguruan tinggi. Baik dalam konteks lokal maupun global. Acara tersebut dikemas dalam Ma Chung Festival (MCF) 2025.
“Tema MCF 2025 yakni from roots to global boost,” ujar Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) UMC Melany kemarin. Hal tersebut sesuai dengan yang telah dicanangkan oleh Rektor Universitas Ma Chung Prof Dr Stefanus Yufra, yakni berkomitmen kepada collective impact for sustainable growth.
Kegiatan tersebut terdiri atas berbagai rangkaian. Dibuka dengan pra-MCF 2025 pada 14 Agustus yang berupa perkenalan dan penjelasan tentang kegiatan MCF 2025. Setelah itu dilanjutkan psikotes untuk mengetahui bakat dan minat maba, parents day, serta departement fair pada 16 Agustus lalu. “Dalam parents day dan departement fair, mahasiswa baru serta orang tua diundang ke kampus untuk berdialog dengan pimpinan universitas, dekan, dan kaprodi (kepala program studi) dalam forum diskusi,” ucapnya.
Acara berlanjut pada 17 Agustus, setelah upacara bendera, maba diajak mengenal lebih dekat para mahasiswa lama (mala) dengan melakukan lomba-lomba bersama. Hal itu bertujuan untuk membangun kedekatan dan solidaritas antara maba dan mala. Juga menjauhkan persepsi umum tentang mahasiswa senior yang kerap dianggap menakutkan dan bertindak sewenang-wenang. Utamanya dalam kegiatan orientasi mahasiswa baru.
MCF juga akan diisi dengan kegiatan study skill yang menitikberatkan kesiapan maba dalam menempuh pembelajaran di perguruan tinggi. Kemudian Orientation Based on Reflection (OBOR) yang menekankan pengembangan karakter maba. Dilanjutkan dengan Krida Keteladanan yang berfokus kepada etika pembelajaran, penanganan dan pencegahan kekerasan di perguruan tinggi (PPKPT), serta 12 karakter Ma Chung yang selama ini dipegang teguh oleh setiap civitas akademik UMC sebagai insan yang berdaya cipta.
Puncaknya, direncanakan pada Februari 2026. Panitia MCF akan menyelenggarakan ajang ekspresi kreativitas maba bertajuk Malam Inagurasi yang akan mengundang band ternama ‘Perunggu’. Sebelum itu, panitia juga akan menyelenggarakan jalan sehat pada 30 Agustus nanti.
“Sejauh ini kegiatan berjalan lancar. Itu juga karena peran Ketua Panitia MCF 2025 Laura Angellyn Tanoyo yang merupakan mahasiswa semester lima Prodi Sastra Inggris,” kata Melany.
Panitia pelaksana MCF juga didampingi dosen pendamping. Salah satunya Ketua Dosen Pendamping MCF 2025 Aditya Nirwana MSn yang berkoordinasi dengan bagian alumni dan kemahasiswaan serta Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Wawan Eko Yulianto PhD. (yun/dan)
Editor : A. Nugroho